• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Waduh, Pemuda Jepang: Seks OK, Menikah No!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Oktober 2013
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM – Eri Tomita asyik menyeruput kopinya di sebuah kafe di Distrik Ebisu, Tokyo. Dia bilang sedang menunggu teman-teman perempuannya. Mereka akan menghabiskan akhir pekan itu untuk berbelanja dan bersenang-senang. 
 
Tomita sudah berusia 32 tahun. Tetapi staf di bagian sumber daya manusia di sebuah bank Prancis ini mengaku belum pernah berpikir untuk menikah. 
 
“Pacar saya pernah melamar pada tiga tahun lalu, saya menolaknya ketika saya menyadari saya lebih memperhatikan pekerjaan.” kata Tomita. “Setelah itu saya tak tertarik lagi berkencan.” 
 
Tomita fasih berbahasa Jepang dan Prancis. Pendidikannya pun tinggi. Dia bahkan punya dua gelar sarjana dari bidang ilmu yang berbeda. Ambisinya adalah mencapai karir setinggi-tingginya. Perempuan yang menikah, kata dia, akan kehilangan kesempatan untuk dipromosikan. 
 
Tomita beranggapan hidupnya sekarang asyik-asyik saja. Dia bebas bepergian dengan teman-temannya ke restoran bagus, membeli pakaian mahal, dan pergi berlibur. Sesekali dia bisa melakukan one night stand alias seks semalam, dengan pria yang ditemuinya di bar.
 
Statistik mencatat, sebanyak 70 persen perempuan dari total 126 juta penduduk Jepang saat ini, ternyata memutuskan untuk berhenti bekerja setelah punya anak pertama. Forum Ekonomi Dunia masih menempatkan Jepang sebagai negeri terburuk untuk keseteraan gender dalam pekerjaan.
 
Sikap Tomita yang emoh punya hubungan kian jamak di Jepang. Tak hanya kaum perempuan, ini pun merajalela di antara kaum pria. Ini yang membikin pusing Ai Aoyama, seorang konsultan soal seks dan relasi di Tokyo.
 
Tak banyak lagi orang yang membutuhkan jasa perempuan 52 tahun itu. Julukan Ratu Cinta yang didapatkannya pada 15 tahun lalu seakan tak punya arti lagi. Aoyama bilang, Jepang sedang dilanda sekkusu shinai shokogun atau sindrom hidup selibat. 
 
Jumlah orang single di negeri berpenduduk 126 juta itu sangat tinggi. Sebuah survei pada 2011 menemukan bahwa 61 persen pria tak menikah dan 49 persen perempuan berusia 18-34 tahun tak memiliki hubungan romantik, naik 10 persen dari 5 tahun sebelumnya. 
 
Survei yang lebih awal dari Asosiasi Perencanaan Keluarga Jepang (JFPA), mendapati bahwa 45 persen perempuan berusia 16-24 tahun tak tertarik pada kontak seksual. Lebih dari 25 persen pria juga merasakan hal yang sama. 
 
Bagi pemerintah sindrom hidup selibat adalah ‘bencana’. Anda tahu, tingkat kelahiran di Jepang ternyata sangat rendah. Penurunannya diperkirakan akan mencapai sepertiga populasi sekarang pada 2060. 
 
Kunio Kitamura, Kepala JFPA, mengatakan krisis demografi Jepang ini sangat serius sehingga Jepang sedang menuju kepada kepunahan. 
 
Stagnasi ekonomi dan perubahan dalam undang-undang tenaga kerja telah membuat banyak perusahaan mengubah karyawannya jadi pekerja kontrak dengan upah kecil dengan benefit sedikit. 
 
Tak heran banyak tenaga kerja Jepang yang mengambil kerja tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka harus bekerja sejak pukul 06.00, pulang menjelang tengah malam, dan pada akhir pekan pun masuk kerja.
 
Banyak pemuda Jepang, khususnya lelaki, tak merasa aman secara keuangan untuk memasuki hubungan berjangka waktu lama, tak berpikir untuk menikah, atau memulai keluarga. Kaum perempuan pun merasa kesulitan menyeimbangkan antara karir dan keluarga, sehingga banyak yang kemudian menunda pernikahan dan jadi ibu. 
 
Tapi seks tak harus ikut-ikutan dicoret dari daftar bukan? Tomita adalah contoh. Selain itu, Jepang masih termasuk negeri dengan industri pornografi terbesar di dunia. Belum lagi ‘hotel cinta’ yang masih populer di negeri itu. 
 
‘Hotel Cinta’ adalah hotel jam-jaman yang disediakan bagi pasangan yang ingin bercinta, meski tak jarang dipakai untuk prostitusi. Yang jelas, ini bisnis yang tak main-main dengan turnover mencapai 4 triliun Yen per tahun. Hampir 2 persen populasi Jepang memakai ‘hotel cinta’ itu setiap hari. 
 
Jeff Kingston, Kepala Studi Asia di Temple University, Tokyo, mengatakan jelas orang Jepang tak meninggalkan seks. “Kalau ‘hotel cinta’ dijadikan barometer, bagaimana bisnis itu masih bisa bertahan kalau tak ada lagi orang yang melakukan seks?” katanya.(dikutip dari detik.com)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Kontroversi KI Riau: Kuasa Pemohon Ditolak karena Bukan Pengacara, Rion Sebut Komisioner Cuma Omon-Omon

...

Read moreDetails
Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Next Post

Bingung Cari Kerja? Ada 6.350 Lowongan di Sektor Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.