Tuhkan, Kemenkes Akui RS di Indonesia Kurang Komunikatif pada Pasien

Jumat, 25 Juli 2014 01:21
BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Persolan kesehatan memang sudah ada sejak dulu hingga kini. Bahkan meski adanya anggapan bahwa pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selalu dinomorduakan di Rumah Sakit telah dibantah Kementerian Kesehatan. 
 
Dikutip dari laman liputan6, Sekjen Kemenkes Supriyantoro mengatakan, masalah ini hanyalah ketidaksepahaman pihak Rumah Sakit dan pasien saja.
 
“Agak susah memang. Tapi kadang komunikasi tidak berjalan baik saat kasus emergency. Mungkin sebenarnya bukan dinomorduakan melainkan pasien lain kebetulan lebih parah dan butuh perawatan segera. 
Lagipula dokter melakukan tindakan itu pasti melihat dari kasus. Masalahnya, hal seperti itu tidak dikomunikasikan,” kata Supriyantoro saat diwawancarai wartawan.
 
Supriyantoro menerangkan, dokter di Indonesia hingga saat ini masih kurang komunikasi dengan pasien. Mungkin karena tingginya pelayanan pasien yang harus diberikan. Meski begitu, dia menghimbau jika ada keluhan, bisa langsung menghubungi hotline Kemenkes di nomor telepon (kode lokal) 500567.
 
“Kita terbuka. Kalau ada masalah akan kita akan klarifikasi melalui dinas kesehatan. Kalau itu kasusnya melanggar kita akan melakukan pembinaan dan teguran,” jelasnya.