TNI AD Amankan 20 ton Bawang Merah Ilegal Asal Malaysia

Sabtu, 20 Februari 2016 16:01

BERTUAHPOS.COM (BPC), BENGKALIS– Personil TNI Angkatan Darat (AD)  berhasil  mengamankan 20 ton  bawang merah  ilegal yang  berasal dari negara Malaysia, Sabtu (20/02/2016). Bawang ilegal tersebut berlangsung di Pelabuhan  Roro  Pakning, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Seperti yang disampaikan Dandim 0303, Wachyu Dwi Haryanto   saat ditemui bertuahpos, Sabtu (20/02/2014). “Penangkapan ini terjadi pada saat kita mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengatakan sangat banyak penyeludupan bawang merah yang diselundupkan secara ilegal dari  perairan Bengkalis,” katanya.

Mendapat  laporan dari masyarakat , pihaknya bersama Kodam 1 Bukit Barisan dengan Kodim 0303 Bengkalis, Melakukan pengawasan di Roro Pakning. Lau tim yang bertugas mengintai melihat dua unit Truck Colt Diesel dan empat unit mobil Pick Up yang diduga berisa bawah merah illegal melintas dan akan menuju kota pekanbaru.

“Kemudian setibanya di Jalan lingkar desa Batang Duku, anggota kami  langsung menahan dan memeriksa isi muatan mobil tersebut. Ternyata setelah pemeriksaan ditemukan bawang merah  yang dikemas dalam kampit,”  ujar  Dwi Haryanto  .

Baca: MUI Imbau Pemprov Perhatikan Kehalalan Produk di Riau

Petugas dari TNI AD langsung melakukan  penangkapan dan menyakan dokumen- dokumen  dari mobil angkut  barang tersebut. “Tetapi saat ditanyakan tentang kelengkapan dokumen mereka tidak bisa menjawab dan menjelaskan, kemudian  pihak kami melakukan  koordinasi ke pihak Bea dan Cukai Dumai,  guna mengecek kelengkapan dukumen bawang tersebut. Karena tidak dapat menunjukkan dokumen, supir beserta muatan di giring ke kantor Bea dan Cukai Dumai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya lagi.

Atas kejadian ini pihak Kodim Bengkalis akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya, untuk melakukan pemantauan terhadap kegiatan penyeludupan dan tindakan ilegal lainnya yang ada diwilayah hukum Kodim 0303 Bengkalis. “Penangkapan tersebut, merupakan perintah dari Komando atas untuk menimalisir terjadinya tindakan penyeludupan dari negara tetangga Malaysia yang dapat merugikan negara kita,” tegasnya.

Dikatakan Dwi Haryanto praktek penyelundupan bawang merah illegal ini jelas-jelas merugikan. Dirinya berharap kepada masyarakat juga bisa membantu dan melaporkan jika melihat  adanya penyeludupan terjadi di Bengkalis.(sifa)