Titik Api Mulai Terdeteksi, Karlahut Ancam Sumatera

Selasa, 16 Februari 2016 10:46

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Provinsi Riau mendeteksi ada hotspot atau titik api di Pulau Sumatera. Namun untuk Riau tidak satu pun terdeteksi  titik api, Selasa (16/02/2016).

Hal ini disampaikan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin melalui Kasi Informasi, Slamet Riyadi. Dari data update hotspot, setidaknya terdeteksi enam titik api di Pulau Sumatera.

Paling banyak berada di Provinsi Jambi sebanyak tiga titik, Sumatera Selatan (Sumsel), Kepulauan Riau (Kepri), dan Bangka Belitung (Babel) masing-masing satu titik. “Sedangkan untuk Riau secara keseluruhan nihil hotspot,” kata Slamet, Selasa (16/02/2016).

Kendati ada enam titik api yang terdeteksi, namun tidak ada yang memiliki tingkat kepercayaan di atas 70 persen. “Confidence atau tingkat kepercayaan di atas 70 persen nihil,” tambahnya.

Baca: Ombudsman Riau Akui Masih Lemah dalam Pelayanan

Meski begitu, Slamet tetap menghimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat selalu mewaspadai kemungkinan terjadi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut). Sebab usai puncak hujan, Provinsi Riau akan alami musim kemarau.

Sedangkan untuk informasi visibility atau jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dipantau delapan kilometer (Km). Sedangkan catatan Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) depan Kantor Walikota Pekanbaru menunjukkan kualitas udara baik. Sedangkan Rengat, Dumai, dan Pelalawan masing-masing enam Km.

Sedangkan untuk prakiraan cuaca BMKG mendata secara umum wilayah Riau cerah hingga berawan. “Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tidak merata yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Riau bagian barat, tengah, dan selatan pada pagi dan sore atau malam hari,” kata Slamet.

Lalu angin secara umum dari arah Utara  hingga Tenggara dengan  kecepatan  05 – 15  knots (09 – 27 km/jam). Temperatur Maksimal 31.5- 33.5 celcius, dengan kelembaban Maksimal 93 – 98 persen.
   
Sedangkan prakiraan tinggi gelombang laut berlaku mulai tgl 16 Februari 2016 pkl. 07.00 WIB sampai pkl 19.00 WIB, Rokan Hilir (Rohil) 0.25 – 0.5  meter, Dumai  0.25 – 0.5  meter, Bengkalis 0.25 – 0.5 meter, Indragiri Hilir (Inhil) 0.25 – 0.5 meter dan Kepulauan Meranti 0.25 – 0.5  meter. (Riki)