Ternyata Hotspot di Sumatera Berasal dari Dua Provinsi Ini

Rabu, 13 April 2016 08:45
Ternyata Hotspot di Sumatera Berasal dari Dua Provinsi Ini

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Riau mendeteksi hotspot di Riau masih belum sirna. Rabu (13/04/2016), hotspot atau titik panas terpantau sebanyak lima titik.

Seperti yang disampaikan Kepala BMKG Riau, Sugarin melalui Kepala Seksi Informasi, Slamet Riyadi. “Sumatera ada lima titik, asalnya dari Kepri (Kepulauan Riau) tiga titik dan Riau dua titik,” sebutnya, Rabu (13/04/2016).

Titik panas yang berasal dari Riau masih berasal dari wilayah pesisir. Yakni Dumai dan Kepulauan Meranti dengan masing-masing satu titik. “Tetapi yang level confidence atau tingkat kepercayaan di atas 70 persen hanya ada satu di Dumai,” kata Slamet.

Masih minimnya jumlah hotspot tidak mempengaruhi udara di Provinsi Riau. Visibility atau jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan sekitarnya masih enam kilometer. Hasil pantauan Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) depan Kantor Walikota Pekanbaru masih menunjukkan kualitas baik. Selanjutnya Rengat juga enam kilometer, lalu Dumai dan Pelalawan sama-sama tujuh kilometer.

Baca: Inalillahi.. Penjaga Gawang Persela Meninggal Dunia Tadi Sore

Sedangkan informasi cuaca di Riau, secara umum cerah hingga berawan. “Potensi hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di wilayah Riau bagian Selatan dan Pesisir Timur pada siang atau sore hari,” kata Slamet.

Kendati masih adanya peluang hujan, Slamet tetap mengingatkan masyarakat serta Pemerintah Daerah (Pemda) yang rawan kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) tetap bersiaga. Bahkan plt Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman telah menetapkan siaga asap. Artinya seluruh pemerintah daerah bersama Provinsi Riau dan juga instansi terkait saling bekerja sama mencegah terjadi kembali karhutla, seperti tahun 2015 lalu.

Sedangkan informasi angin secara umum dari arah yang Variabel dengan  kecepatan  05 – 15 knots (10 – 27 km/jam).  Dengan temperatur maksimal 32.0 – 35.0 celcius, temperatur minimal 22.0 – 25.0 celcius. Kelembaban maksimal 93 – 98 persen dan kelembaban minimal 52 – 60 persen.

Prakiraan Tinggi gelombang laut berlaku pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB, wilayah Rohil 0.25 – 0.75 meter, Dumai 0.25 – 0.75 meter, Bengkalis 0.25 – 0.75 meter, Inhil 0.25 – 0.5 meter, dan Meranti 0.25 – 0.75  meter.

Penulis: Riki