• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Swasembada Pangan di Payakumbuh Terancam Alih Fungsi Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PAYAKUMBUH – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh memberikan estimasi bahwa lahan pertanian di wilayahnya terus berkurang. Lahan tersebut beralih fungsi menjadi jalan, perumahan, ruko dan tempat usaha dengan luasan hampir 7-10 hektar. 
 
Kondisi seperti iniseiring dengan jumlah pertumbuhan penduduk Payakumbuh yang mencapai 1,1 persen setiap tahun. Jumlah itu jauh meningkat dibanding dengan lima tahun terakhir yang hanya 0,8 persen.
 
Dari hasil survei BPS tahun 2010 silam, jumlah lahan sawah di Kota Payakumbuh  mencapai 2700 hektare. Dengan rumah tangga petani hasil surve BPS tahun 2011  mencapai 11.731 KK. Namun, pada surve tahun 2013, dua tahun lalu berkurang menjadi 9.895 KK.
 
“Kalau survei terbaru, jumlah lahan pertanian khusus sawah belum dilakukan. Kita hanya merujuk pada hasil survei tahun 2010 dimana berjumlah 2700 hektare. Tetapi karena pesatnya pertumbuhan penduduk dan pembangunan faktanya bisa kita lihat lahan pertanian dialih fungsi menjadi ruko, jalan, perumahan, dan tempat usaha. Jadi estimasi kita setiap tahun itu hampir 7-10 hektare terjadi alih fungsi,” jelas Kepala BPS Payakumbuh Ajri Fanzain, Senin (26/01/2015) kemarin kepada wartawan.
 
Hebatnya, walau jumlah lahan sawah berkurang setiap tahun tetapi hasil produksi pertanian sawah melebih konsumsi masyarakat Payakumbuh. Perhektarenya hasil produksi padi masyarakat bisa mencapai 7-8 ton. Meningkatnya hasil produksi akibat intensifikasi bibit, teknologi.
 
“Lahan beralih fungsi, namun hasil produksi padi masyarakat meningkat. Karena sudah dibantu dengan benih unggul, teknologi lainnya sehingga hampir 13 ribu ton lebih hasil produksi setiap tahun yang siap diekspor ke daerah tetangga seperti Riau, Jambi dan Bengkulu. Tetapi mesti ada perhatian soal berkurangnya lahan pertanian, sebab seiring dengan itu jumlah rumah tangga petani juga berkurang, bisa jadi faktor beralih propesinya masyarakat akibat kekurangan lahan pertanian,” sebutnya.
 
 
Untuk saat ini masih tersisa jumlah petani sawah 6233 KK. Namun, untuk petani lahan seperti perkebunan coklat, cabae dan lainya masih terbilang banyak. “Petani kebun juga banyak, dan hasilnya juga bagus seperti coklat, jadi kalau khusus sawah saja jumlahnya 6233 KK,”  tutur mantan Kepala BPS Bukittinggi itu. (khatik)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Mengaku Pecinta Kucing, Jangan Lewatkan Ikut Kontes ini!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.