• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Subsidi Solar Lebih Mahal Dibanding Premium

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Volume bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada Rancangan APBN 2015 sementara ini disepakati oleh Badan Anggaran DPR sebesar 46 juta kiloliter, sama seperti APBN-P 2014.

Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, menilai volume tersebut bisa saja tercapai jika pemerintah baru mengambil langkah untuk menaikan harga BBM subsidi.

“Kalau ada kebijakan kenaikan harga BBM subsidi itu (volume 46 juta kiloliter) bisa terpenuhi,” tuturnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2014).

Bambang menjelaskan, hal itu merupakan langkah utama agar kuota sementara yang disepakati tersebut tidak jebol.

“Utamanya sih kenaikan harga yang paling itu, mungkin ada upaya lain tapi harus ada kenaikan harga kalau mau segitu (46 juta kiloliter),” ucapnya.

Mengenai potensi penghematan anggaran dari kebijakan menaikkan harga BBM subsidi, kata Bambang, BBM subsidi jenis solar bisa membuat penghematan yang lebih besar.

“Karena solar lebih mahal harganya dibanding premium. Sehingga gap-nya lebih besar solar daripada premium,” ulasnya.

Sementara untuk disparitas harga subsidinya, sebut Bambang, solar bisa mencapai kisaran Rp5.000-Rp6.000 per liter, sedangkan premium hanya Rp4.000 per liter.

Lebih lanjut, tambah dia, untuk pengendalian jenis solar juga lebih sulit dibanding premium. “Untuk kendalikan volume juga lebih susah solar, karena kalau orang mau selundupkan ya solar lebih menarik lah,” tandasnya. (metrovtnews.com)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

KPK Usut Aliran Dana Kasus Pemerasan melalui Istri Jero Wacik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.