• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Infrastruktur, Gapki Minta Pemerintah Riau Tidak Diam Diri

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Gabungan Kelapa Sawit (Gapki) Riau meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk tidak duduk manis, dan hanya sebatas membahas upaya perbaikan infrastruktur jalan dibeberapa daerah, yang jadi jalur utama antara masyarakat ke Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit (PKS).

Sekretaris Gapki Riau, Ketut Sukarwa, mengatakan bahwa sejak lama pihaknya bersama perusahaan kelapa sawit di Riau menyuarakan kepada Pemerintah Provinsi Riau, agar tidak mengandalkan perusahaan dalam perbaikan infrastruktur jalan penghubung.

“Infrastruktur masih sangat banyak sekali yang belum memadai. Terutama disentral-sentral produksi sawit, khususnya bagi masyarakat. Masih banyak jalan yang belum bisa dilewati,” katanya, Selasa (22/03/2016).

Dengan sulitnya, akses yang dilalui masyarakat untuk mengangkut hasil panen sawit ke perusahaan, menyebabkan harga transportasi masyarakat justru semakin tinggi. Pihak Gapki sendiri tidak meminta banyak, setidaknya pemerintah bisa menjadikan hal tersebut sebagai catatan penting untuk membantu masyarakat Riau, khususnya petani sawit.

Soal infratruktur yang ada dilingkungan perusahaan, kata Ketut, itu sudah menjadi tanggungjawab investor. Dengan kata lain pemerintah tidak perlu pusing dengan hal tersebut. Namun demikian bukan berarti mengabaikan semua akses jalan yang dibutuhkan bagi masyarakat.

“Setiap perusahaan harus bermitra dengan masyarakat. Minimal 20 persen. Belum lagi masyarakat swadaya. Itu perlu infrastruktur yang memudahkan pengangkutan hasil produksi PKS dan sarana produksinya. Itu akan menjadi biaya mahal bagi petani,” sambungnya.

Sementara itu, jika petani mengalami biaya produksi tinggi, baik dari pupuk dan lain sebagainya, kemudian disisi lain justru petani akan diberatkan dengan biaya transportasi yang tinggi karena akses infrastruktur tidak memungkinkan.

“Jadinya pendapatan petani rendah. Tapi malah disinyalir pabrik kelapa sawitlah yang tidak membeli panen sawit masyarakat dengan harga tinggi,” ujat Ketut.

Dia melihat ada banyak faktor memang, mengapa petani masih belum bisa menikmati hasil sawitnya. Karena transportasi yang sulit, buah panen masyarakat jadi tidak lancar diangkut ke perusahaan. Sehingga petani memilih untuk menunda 2 sampai 3 hari. Akibatnya buah panen sawit masyarakat menjadi busuk. Karena kualitas rendah, maka perusahaan juga tidak ingin membeli dengan harga yang tinggi.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Bisnis Kuliner Lewat Online Ternyata Lebih Mudah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.