Siak Surplus Cabai Sampai 1.900 Ton

Kamis, 09 Februari 2017 13:42
Siak Surplus Cabai Sampai 1.900 Ton

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Di tengah gejolak harga cabai yang tidak menentu di Kota Pekanbaru, ternyata Riau punya daerah yang bisa tekan tingginya kebutuhan cabai dari daerah lain. Namun masih belum tergarap secara serius. 

Kepala Bagian Perekonomian, Pemerintah Kabupaten Siak, Muhammad Arifin mengatakan tahun 2016 lalu, kabupaten ini surplus cabai sampai 1.900 ton. Selain sanggup mencukupi kebutuhan lokal, hasil panen di daerah ini bisa menutupi permintaan cabai dari luar wilayah itu.

“Pengembangan cabai ini sudah dilakukan sejak tahun 2015 lalu melalui program dari pemerintah pusat yang menyalurkan bibit cabai untuk 20 hektar lahan, tersebar di seluruh kecamatan di Siak,” katanya kepada bertuahpos.com, Kamis (09/02/2017).

Dia menambahkan, untuk mempertahankan kebutuhan cabai lokal Pemkab akhirnya kembali memberikan bantuan bibit cabai untuk masyarakat, yang tersebar 14 kecamatan. Ada sebanyak 10 ribu bibir yang disalurkan untuk bisa dibiakkan di lahan kosong dan pekarangan rumah milik masyarakat.

Baca: OJK Sasar Kabupaten/Kota Punya TPKAD

Dengan surplus 1.900 ton cabai itu, Pemkab Siak mengaku kewalahan untuk melakukan distribusi. Pada saat gejolak harga cabai sampai menyentuh harga Rp100 ribu per kilogram, di kabupaten ini harga cabai hanya Rp40 ribu per kilogram.

“Kami ingin tahun ini ada kerjasama dengan Bulog untuk pemasaran. Kami akan sangat dimudahkan kalau hasil panen ini diambil Bulog untuk penuhi kebutuhan masyarakat di Riau. Setidaknya bisa menekan angka suplai cabai dari daerah lain,” katanya. 

Penulis : Melba Ferry Fadly

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.

Senin, 24 Januari 2022 17:22

Polisi Selidiki Soal Besi Jembatan Siak IV yang Hilang

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait banyaknya besi di Jembatan Siak IV banyak yang hilang.

Senin, 24 Januari 2022 17:04

Erick Thohir Sebut Jadi Capres Bukan untuk Cari ‘Untung-untungan’

Erick Thohir menyatakan dirinya tak ingin mencari peruntungan dengan mencapres di 2024 mendatang.