Sertifikasi Pariwisata Belum “Ngefek”, Ini Kata Dispar Riau

Senin, 07 Maret 2016 17:07

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tuntutan individu dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia disektor parwisata dinilai tidak memberikan efek apapun. Pasalnya tudingan yang muncul mengatakan bahwa hadirnya Lembaga Sertifikasi Parieisata (LSP) hanya dijadikan proyek untuk cari uang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, mengatakan bahwa sertifikasi disektor pariwisata dengan dihadirkannya LSP adalah salah satu upaya untuk melakukan peningkatan SDM disektor pariwisata.

“Sertifikasi itu besar pengaruhnya. Orang yang tidak punya sertifikat bagaimana kita tahu kalau dia jago. Jadi kalau mereka sudah kantongi sertifikasi, artinya kemampuan mereka itu sudah diakui dan teruji. Sebab sertifikasi itukan didapatkan melalui tes makanya ada LSP,” katanya kepada bertuahpos.com, Senin (07/03/2015).

Fahmi menyebutkan untuk wilayah Sumatera sendiri, Riau dipercayakan untuk mengelola LSP tersebut. Dalam sistemnya, LSP memang berdiri sendiri, dibina dan dibentuk oleh Dinas Pariwisata Riau. Di LSP ada lembaga yang fokus memberikan sertifikasi kepada sektor pariwisata. “Ada standar dan sertifikasinya sendiri,” katanya.

Baca: Dirjen Gakum KLHK: Aktor Kejahatan Lingkungan Kian Berkembang Manfaatkan Teknologi

Selain badan usaha, kata Fahmi, individu juga bisa dilakukan sertifikasi dengan salah satu syarat individu tersebut ikut dalam keanggotaan asosiasi disektor itu. Misalnya anggota Aspi, Asita dan lain-lain.

Di Riau sendiri, tidak kurang dari 600 orang ikut dalam kompetensi sertifikasi itu. “Kami akan tetap lakukan itu terus. Ini untuk peningkatan SDM,” sambungnya.

Dia menegaskan bahwa upaya dilakukannya sertifikasi tersebut tidak lain untuk mengangkat nilai profesionalisme para pekerja disektor pariwisata Riau. Selain badan usaha yang bergerak pada jasa transportasi dan penginanapan, diharapkan individu yang terlibat untuk membawa turis dari luar, sebaiknya juga harus mengantongi sertifikasi.

Target Riau untuk mengembangan pariwisata tidak lain menjadi salah satu alternatif mengangkat petensi daerah serta pendapatan asli daerah dari sisi wisatawan. Dia menegaskan bahwa, sejak awal, pengembangan pariwisata sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk tahun ini. Salah satu langkah yang akan terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata di Riau tidak lain hanya gencar dalam promosi.

“Jadi sejalan dia. Ketika promosi kita sudah berhasil, maka SDM kita dalam ini juga siap, tentunya dengan standar-standar sertifikasi tersebut,” sambungnya.

Penulis: Melba