• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sektor Sembako Paling Rentan Terhadap Kenaikan BBM

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sektor Sembako diprediksi yang paling riskan terkena dampak Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Khususnya wilayah Pekanbaru yang hingga kini masih bergantung pada daerah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman kepada bertuahpos.com. “Salah satu faktor gejolak harga sayur mayur di Pekanbaru salah satunya karena kabar kenaikan BBM,” sebutnya Kamis (06/11/2014).

Dari laporan timnya komoditi cabe yang saat ini mengalami peningkatan harga yang signifikan. Cabe merah Bukit Tinggi serta Medan dijual seharga Rp 80.000 sampai Rp 90.000. Padahal sebelumnya saat harga stabil masih dikisaran Rp 40.000 sampai Rp 50.000. Sedangkan beras premium, telur ayam, ikan, serta daging harganya masih relatif normal.

Dengan masih tingginya tingkat kebutuhan Kota Pekanbaru terhadap pasokan sembako daerah lain. Diprediksi berimbas kepada harga-harga kebutuhan sehari-hari. “Pastinya berimbas, itu dihitung dengan ongkos biaya distribusi harga sembako akan naik,” katanya.

Seperti yang dikabarkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganggap anggaran untuk subsidi energi, khususnya untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah terlalu mengkhawatirkan. Untuk itulah, pemerintah bakal mengurangi alokasi subsidi BBM tersebut dengan cara menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Nantinya, dana subsidi BBM akan dialihkan ke sektor-sektor yang lebih produktif seperti subsidi bagi para petani maupun nelayan. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun
Ekonomi

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

...

Read moreDetails
Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Next Post

Serapan APBD Inhil, Dewan Inhil Tak Punya Solusi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.