• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

RAPP KELOLA 40 PERSEN GAMBUT? INI JAWABANNYA

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Oktober 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU-Pengelolaan 40 persen lahan gambut yang dijadikan area konsesi, dikhawatirkan akan merusak struktur gambut dan berefek fatal bagi kehidupan. Namun Perusahaan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui Direktur Social Capital RAPP Mulia Nauli menegaskan bahwa RAPP saat ini sudah menerapkan sistem teknologi ekohidro, yaitu sebuah sistem tata keloa air di lahan gambut.

Hal ini dinilai mampu menjaga kondisi lahan gambut untuk produktivitas jangka panjang di perkebunan HTI. “Kita tetap bisa mengelola lahan tanpa harus merusaknya. Ini sebuah sistem untuk mengatur level air  sehingga pelepasan emisi karbon bisa dikurangi, namun tanaman tetap bisa tumbuh,” katanya.

Sejauh ini pihaknya tetap konsisten menjalankan sistem tersebut dalam pengelolaan lahan. “Kita buat kanal untuk mengatur air. Ini sudah dilakukan 2 sampai 3 generasi. Kita tahu kalau gambut itu kering akan menyebabkan banyak pelepasan karbon. Inilah gunanya pengaturan air,” sebut Nauli.

Diterapkannya sistem ekohidro ini akan tetap menjaga pengololaan air tersebut dan mengurangi degradasi gambut dan terap terjaga kelestarian lingkungan. Kata Mulia, pengelolaan air yang efektif mengurangi tingkat penurunan gambut.

Sebelumnya, dari 60 persen total lahan gambut di Kabupaten Pelawan, diprediksi 40 persennya sudah beralih menjadi area konsesi sawit dan akasia. Diantaranya perusahaan milik APRIL, seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Hal ini disampaikan oleh Direktur Executive Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Wilayah Riau.

Kepada bertuahpos.com dia mengatakan, untuk area gambut di Pelalawan masih di dominasi RAPP dan Asian Agri. “Rata-rata RAPP dan Asian Agri, tapi masih banyak juga perusahaan lain,” katanya.

Namun gambut yang tersisa di Pelalawan tetap masuk dalam kategori zona kritis. Tidak ada jaminan keselamatan lahan gambut tersebut dari konsesi. “Jika izin penebangan perusahaan trsebut tidak di hentikan, maka akan habis,” tambahnya. (Melba)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Kontroversi KI Riau: Kuasa Pemohon Ditolak karena Bukan Pengacara, Rion Sebut Komisioner Cuma Omon-Omon

...

Read moreDetails
Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Next Post

November, Siak Jadi Tuan Rumah Asian BMX

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.