Pusat Beri Sinyal Positif Jadikan Pekanbaru Metropolitan

Kamis, 12 Juni 2014 16:24

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemeneg-PPN) memberi sinyal positif Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk dijadikan sebagai Kota Metropolitan. Hal tersebut disampaikan Kemeneg-PPN melalui  Kepala Bappenas, Arifin Rudianto, saat memberikan arahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau, beberapa waktu lalu.


“Dari beberapa kota yang ada di Indonesia, Kota Pekanbaru salah satu kota yang menjadi prioritas kita menjadi Kota Metropolitan,” sampainya. Ditempat terpisah menanggapi pernyataan itu, Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT juga akan mengoptimalkan segala aspek untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan.


“Kita sudah berupaya bagaimana membangun konsep kawasan Metropolitan Madani. Salah satunya kita sudah membangun Kota Metropolitan Pekansikawan, yang terdiri dari tiga kabupaten tetangga. Seperti Kampar, Pelalawan dan Siak dengan payung hukum MoU,” kata Wako.


Menurut Firdaus MT ada empat kunci agar Metropolitan Madani terwujud. Pertama infastruktur yang harus dibangun, dengan cara membangun jaringan jalan lingkar luar Pekanbaru yang sebagian besar di luar Pekanbaru. Dan jalan lingkar tersebut juga akan menjadi akses jalan nasional nantinya.

Baca: Gajah Liar di Siak, Komisi II : 4 Perusahaan ini Harus Ikut Andil


Selain itu mode transportasi. Saat ini Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) sudah siap melayani masyarakat di luar Kota Pekanbaru. Namun dengan harga yang berbeda, karena Pemko tak bisa mensubsidi masyarakat di luar Kota Pekanbaru. “Masalah ini yang akan kita sinergikan kepada tiga kabupaten tersebut. Agar pelayanan TMP bisa maksimal,” ujarnya.


Ketiga yang tak kalah penting yakni, persoalan air bersih yang hingga kini masih menjadi pembahasan. Seperti diketahui di Riau sendiri pelayanan air bersih tergolong nomor satu dari belakang se Indonesia. Terakhir terkait persoalan lingkungan. Ke depan dirinya akan memanfaatkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) sebagai perpanjangan tangan Pemko dalam mengontrol masalah lingkungan.


“Kemudian untuk menciptakan lingkungan yang bersih, kita juga minta kesadaran para pengembang seperti, hotel, restoran dan investor lainnya untuk dapat mengendalikan limbah produksinya sesuai ketentuan.


Jika keempat kunci tersebut sudah berjalan terwujud, maka Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan akan segera kita capai,” jelasnya. (riki)