• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Prof Nazir: Kalau Jokowi Tidak Mau, Bukan Presiden kita

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Oktober 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Prof HM Nazir Karim menilai upaya masyarakat Riau menggugat pemerintah dan perusahaan mengenai kabut asap sudah pas. Dirinya sekaligus menyatakan dukungan atas upaya tersebut.
 
“Harus begitu. Sangat boleh, ini ulah manusia. Sekarang Riau tidak ada titik api, tetapi tiga bulan harus melawan asap yang berasal dari tempat lain. Ini sudah bukan tugas gubernur, tetapi presiden dan menteri,” ujarnya, Selasa (06/10/2015).
 
Mantan Rektor UIN Suska Riau dua periode ini menegaskan agar pemerintah terutama Presiden Jokowi merespon serius gerakan masyarakat tersebut. “Tentunya pemerintah tolong perhatikan. Jangan kongkow aja di Jakarta, jangan plesiran. Ini sudah tugas presiden, wajib. Kalau tidak mau (bertanggungjawab), berarti bukan presiden kita,” tegasnnya.
 
Nazir merasakan bagaimana menderitanya masyarakat Riau selama kabut asap ini. Setidakya sudah lebih tiga bulan anak-anak mesti diungsikan, dan libur sekolah. Para orang tua mesti mencari nafkah dengan masker yang tak pernah dilepas sebab sudah puluhan ribu warga terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (baca:  Warga Riau Alami Penyakit lainnya)
 
“Saya tahu betul, sejak puasa lagi. Kalau seperti sebelumnya (Presiden SBY) dua minggu kelar, ini tiga bulan,” ujarnya. Sehingga wajar masyarakat Riau menggugat pemerintah sebab membiarkan kabut asap terus berulang hingga 18 tahun. “Sudah jadi persoalan pusat ini, bukan hanya Gubernur Riau. Wajib digugat, kalau tidak kita dianggap kutu,” kiasnya.
 
Seperti yang diberitakan Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Al Azhar, mewakili masyarakat Riau akan melakukan upaya hukum, untuk menggugat pemerintah dan perusahaan atas tindakan melakukan dan kelalaian membakar hutan dan lahan.
 
Upaya hukum ini dilakukan dalam upaya membentuk class action, dengan bekerjasama dengan Wahana Lingkungan Hidup, Jikalahari, dan beberapa orgasinsasi masyarakat lainnya.
 
Melalui masyarakat melawan asap, mereka akan menggugat pemerintah dan perusahaan melalui legal standing. Perorangan dan class action. Dengan membuka posko pengaduan.

Posko yang akan dipersiapkan diantaranya di Kantor Walhi Riau, Kantor Jikalahari, Kantor LAM, Rumah Budaya, HMI, Wilayah Kecamatan Panam dan Rumbai. Posko ini rencananya akan dibuka setiap hari, dengan menyiapkan jaksa dan pembantu hukum untuk edukasi kepada masyarakat soal gugatan. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

22 Orang LO Belum di Bayar, Sondi: Kami Menunggu Pencairan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.