BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hasil koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau dan BMKG Stasiun Pekanbaru, potensi curah hujan di Provinsi Sumatera Barat masih sangat tinggi, oleh sebab itu naiknya debit air di waduk PLTA Koto Panjang sangat berpotensi.
“Makanya warga yang bermukim di bantaran Sungai Kampar tetap harus waspada, karena sewaktu-waktu bisa saja debit air naik sehingga pintu harus dibuka lebar,” kata Kepala BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger, Kamis, 8 November 2018 di Pekanbaru.Â
Baca:Â Â Bantuan Banjir Terhambat Karena Tak Ada BPBD Daerah, Ini Kata Bupati Kuansing
Saat ini, dari hasil komunikasi pihak BPBD Riau dengan pengelola PLTA Koto Panjang, baru 3 pintu air yang dibuka namun sifatnya masih fluktuatif dengan ketinggian 30-50 cm.Â
Untuk sementara ini kondisi debit air di PLTA itu masih bisa dikendalikan. Namun jika potensi hujan di wilayah provinsi tetangga cukup tinggi maka tidak menutup kemungkinan pintu air akan dibuka lebar.Â
Data dari BPBD Provinsi Riau, saat ini wilayah yang terendam banjir terhadapat di Kabupaten Kuansing, Rohul dan Inhu, Rohil dan Bengkalis. Namun untuk Rohil dan Bengkalis air sudah surut. (bpc3)Â









