Pimpin Penanganan Asap, Sabtu SBY ke Riau

Jumat, 14 Maret 2014 19:07
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Presiden SBY melakukan kunjungan kerja di sejumlah kota di Jatim dan Jateng mulai dari 11-15 Maret 2014, akan berakhir di Solo. Namun jadwal kunjungan kerja Presiden SBY akan ditambah untuk terbang ke Riau dan memimpin langsung penanganan kabut asap.

“Saya ubah jadwal kegiatan saya. Saya akan menuju ke Riau untuk melihat langsung, pimpin pengendalian operasi di sana lalu percayakan ke BNPB. Saya ingin lihat langsung apa yang terjadi di sana,” jelas SBY saat memimpin rapat penanganan kabut asap Riau di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (14/3/2014).

Rencananya, SBY akan terbang ke Riau pada Sabtu 15 Maret dan kembali pada Minggu 16 Maret. SBY akan bicara langsung dengan masyarakat Riau. Salah satunya meminta bantuan masyarakat agar tidak terjadi peristiwa terulang.

“Harus bicara dengan saudara kita apakah ini terjadi setiap tahun. Kita seperti pemadam kebakaran bisa nyebrang ke negara lain. Atau kita ubah sejarah kita ini. Misalnya daerah dan pemerintah pusat membantu saudara kita nanti bercocok tanam tanpa membakar. Demikian juga perusahaan yang banyak pastilah ada anggaran untuk itu,” ungkapnya.

Baca: Artis Senior Laila Sari Meninggal Dunia

Seharusnya, SBY akan dijadwalkan ke, Yogyakarta, Magelang, Bantul, dan Solo. Namun hari ini, dia memutuskan terbang ke Riau untuk memimpin penanganan asap yang disebabkan kebakaran lahan sebulan terakhir.

 
Tenggat Waktu 3 Minggu Hari ini, Jumat (14/03/2014), Presiden SBY menggelar teleconference dengan Kepala BNPB dan Satgas Karhutla Riau. Adapun pada hasil keputusan rapat, Presiden RI menetapkan tempo waktu selama 3 minggu untuk melakukan operasi terpadu di Riau.
 
Selain itu, dalam langkah penanggulangan bencana asap, beliau meminta kerjasama semua pihak, agar bergandengan tangan atasi masalah kabut asap Riau, serta meminta tanggung jawab dan kerja keras pejabat Riau, untuk segera bertindak.
 
Presiden pada kesempatan itu juga menetapkan 3 langkah kegiatan yang harus segera dilaksanakan. Ketiga pokok kegiatan utama yang dibahas yaitu pemadaman titik api dan asap, perawatan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap, serta meningkatkan penegakan hukum. 3 kegiatan utama ini dipimpin langsung  oleh Syamsul Maarif, selaku kepala BNPB.

SBY juga menginstruksikan penambahan jumlah personil darat, yang selanjutnya akan mendapat penambahan sebanyak 1 Brigade, yang terhimpun Marinir dan Paskhas. Dalam melakukan semua operasi tersebut, BNPB telah siapkan anggaran berkisar Rp 500 Milyar.(detik/halloriau)