• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Petani Cabai Kewalahan Hadapi Penyakit Keriting

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), AGAM – Belum ada obat ampuh pembasmi hama penyakit Keriting pada tumbuhan cabai rawit. Berbagai upaya terus dilakukan petani untuk menyelamatkan cabai rawit miliknya dari serangan penyakit Keriting.

Mulai dari menyemprot dengan menggunakan pestisida sampai dengan menggunting cabang pohon cabai yang terserang penyakit Keriting.

Namun, upaya itu hanya sia-sia, sebab penyakit Keriting sudah mewabah dengan cepat kesemua daun pohon cabai.

Kini, petani cabai sudah kewalahan untuk mengatasi penyakit Keriting. “Ini baru mulai diserang, padahal dua kali panen sebelumnya daun dan pertumbuhan pohon cabai saya sangat bagus sekali termasuk buahnya sangat banyak, tapi kini duannya sudah Keriting,” sebut salah seorang petani cabai rawit Mul Akhiar, di Biaro, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat, Senin (13/2/2017)

Meski diserang penyakit Keriting, tetapi buah cabai rawit tetap ada meski tidak lagi banyak. Terbukti sebelumnya, satu batang cabai rawit bisa panen 2-3 ons, tetapi kini hanya hitungan jari saja.

Selain itu, kini daun cabai rawitnya terlihat menguning dan jatuh. Hal itu dianggap tidak normal, mengingat hampir separuh daun cabai dalam satu batang menguning dan bintik-bintik.

“Banyak sekali jenis penyakit cabai saat ini. Tidak hanya penyakit Keriting dan daun menguning tetapi yang lebih parahnya pertumbuhan cabai kerdil, bak kato urang awak, iduik sagan, mati ndak amuh, (seperti yang kita bilang, hidup segan mati tak mau)” jelasnya bercerita kepada Bertuahpos.com, di kebun miliknya.

Meski diserang berbagai macam penyakit, tetapi ada yang menggembirakan petani yaitu harga jual masih tinggi.

“Yang membuat kita giat ya, harganya masih tinggi. Panen 2-3 kg saja, kita sudah bisa terima uang Rp 100 ribu,” sebut petani yang sudah halang melintang di dunia pertanian sejak kecil ini.

Dia memperkirakan, dengan kondisi cuaca ektrim dan tidak menentu ini, penyakit cabai khusus rawit akan bermunculan.

Maka jika terjadi, sebutnya, petani gagal panen dan harga cabai akan terus meroket dipasaran akibat jumlah produksi minim sedangkan kebutuhan pasar terus meningkat.

“Kami berharap harga cabai stabil, namun kondisi seperti ini jika terus berlanjut saya yakin petani banyak gagal panen dan otomatis produksi kurang dan harga akan mahal,” terangnya.

Penulis: Khatik

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau
Kuliner

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

...

Read moreDetails
Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Next Post

Perusahaan di Pekanbaru Diminta Libur di Hari Pencoblosan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.