• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perusahaan Harus Bantu ISPO Petani Swadaya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU -  Setelah menggulirkan sertifikasi Indonesian Suistainability Palm Oil (ISPO) buat pelaku usaha perkebunan khususnya perusahaan besar swasta dan Negara beberapa tahun yang lalu, Kementrian Pertanian akan melaksanakan sertifikasi untuk petani swadaya. Sertifikasi dalam bentuk Indonesian Suistainability Palm Oil (ISPO) diyakini turut memperbaiki citra subsektor perkebunan di mata dunia nantinya maupun akan meningkatkan produktifitas kelapa sawit. Untuk sertifikasi ISPO petani swadaya ini telah dirumuskan oleh Kementrian Pertanian yang akan melibatkan beberapa satker terkait dan juga oleh perusahaan. Direncanakan, petani swadaya diberikan waktu untuk mengurus sertifikasi ISPO-nya tersebut hingga tahun 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Drs H Zulher MS, di kantornya pada hari Rabu (12/11), usai mengikuti rapat koordinasi provinsi penghasil CPO di Kementrian Pertanian pada hari Selasa (11/11) dan juga diikuti oleh United Nation Development Program (UNDP). Zulher menyatakan ke depannya perusahaan baik swasta maupun BUMN diminta untuk memfasilitasi dan membimbing petani yang berada di wilayah kerjanya untuk mengurus sertifikasi ISPO ini.

“Perusahaan diminta untuk membantu kelompok tani yang berada di sekitar wilayah kerjanya baik yang telah menjadi binaan maupun non binaan. Bantuan tersebut akan menjadi bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka kepada masyarakat tempatan” ujar Zulher.

Dilibatkannya perusahaan dalam proses sertifikasi karena beberapa faktor yaitu, dengan adanya peran perusahaan maka auditor ISPO lebih mudah untuk menelusuri kualitas buah dari petani swadaya, dan juga sebagai peran perusahaan  untuk mengembangkan ekonomi masyarakat tempatan. Bagi petani yang non binaan perusahaan dengan mekanisme yang dilakukan oleh Kementan ini diharapkan secara tidak langsung dapat menjadi petani binaan.

Namun dengan dibebankannya proses sertifikasi ISPO petani swadaya bukan berarti perusahaan akan dibebankan tentang dana pengurusan sertifikasi ISPO tersebut. Zulher menyatakan bahwa untuk permasalahan tersebut telah dicarikan solusi yaitu UNDP akan memberikan bantuan kepada poktan tersebut. Bantuan yang diberikan besarannya berbeda yang tergantung kepada luas lahan yang akan disertifikasi maupun faktor yang lainnya.

“UNDP bersedia untuk mengucurkan bantuan kepada poktan yang mengurus sertifikasi ISPO tersebut. Dengan harapan, bantuan yang diberikan oleh UNDP tersebut dapat mendorong petani untuk mengurus sertifikasi tersebut”terang Zulher.(rls/syawal)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Pemkab Pelelawan Siapkan Ruang Publik dengan Fasilitas Wifi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.