Perputaran Uang Sektor Pariwisata Domestik Capai 4 triliun

Kamis, 23 Januari 2014 19:20

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jumlah kunjungan wisatawan domestik yang menghabiskan masa liburan di Riau tercatat mengalami tren positif. Hal ini disampaikan Chairman of Riau Tourism Board, Fadlah Sulaiman, Rabu (22/01/2014). Fadlah memperkirakan perputaran uang selama kunjungan pelancong domestik pada 2013 mencapai Rp 4,8 triliun. “Dari data 2011 diperkirakan perjalanan wisatawan antar daerah di Riau selama  2013 mencapai 7,1 juta kunjungan ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 6,1juta,” katanya.

Kata Direktur Promosi Pariwisata Riau ini asumsi itu berdasarkan dari total seluruh penduduk Riau dengan jumlah pengeluaran rata-rata Rp 800.000 per orang selama dua hari kunjungan. Fadlah menambahkan angka itu menjadi bukti bahwa sumbangan pelancong daerah terhadap perekonomian domestik tergolong besar.

Selain itu sumbangsih wisatawan nusantara juga tak kalah besar. Fadlah mencatat ada 250 juta perjalanan selama tahun 2013. Dengan perputaran uang mencapai 175 triliyun. Selain itu pelancong nasional punya pola perjalanan yang luas hingga pelosok daerah. Fakta itu ditambah dengan pertumbuhan perekonomian masyarakat Riau yang terus meningkat.

Faktor perhelatan PON 2012 juga dirasa sangat membantu dalam hal promosikan Riau secara Nasional. “Saya tidak sangka ternyata Riau seperti ini. Daerah kami bisa kalah ni,” ujar Fadlah sambil menirukan komentar seorang wisatawan asal pulau Jawa. Ia menghimbau pemerintah daerah juga berupaya untuk meningkatkan daya tarik wisatanya. Seperti memperbanyak even-even. “Walau pun skalanya kecil. Seperti pesta adu gasing, minimal masyarakat dari kecamatan lain pasti datang. Dan warga sekitar bisa buka usaha cinderamata, makanan, dan minuman,” katanya.

Baca: 3 Orang Alumni PPAN 2018 dari Australia, Korea dan Jepang Hadiri Talkshow PCMI STAIN Bengkalis

Selain itu yang perlu diperhatikan, para pelancong jangan sampai sekedar datang, duduk, dan tak kembali lagi ke sana. “Karena mereka (pelancong) betah berlama-lama jika ada yang di lihat, di buat, dan di beli,” jelasnya. (Riki)