• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Permintaan Beras di Riau Naik, Ini Makanan Alternatif yang Ditawarkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jumlah permintaan terhadap komuditi beras di Riau dan Provinsi Jambi tercatat meningkat. Sementara pasokan beras di wilayah Sumbar tetap karena tidak ada penambahan wilayah produksi beras.


Hal ini secara perlahan tentu saja menjadi pemicu naiknya harga beras dipasaran. Meski saat ini, kenaikan harga tersebut belum nampak atau tidak signifikan.

Pemerintah Provinsi Riau menawarkan makanan alternatif, yaitu sagu. Dorongan itu dirasa perlu mengingat pada saat-saat seperti ini Provinsi Riau harus ada jenis komuditi lain untuk mengatasi atau menekan sementara jumlah permintaan terhadap komuditi beras tersebut.

Menurut Plt Gubri Arsyadjuliandi Racman pembahasan soal inflasi beras ini perlu dilakukan pembahasan intensif secara regional.”Kami mendorong makanan alternatif untuk dikonsumsi masyarakat, yaitu sagu dari Kabupaten Inhil dan Kepulauan Meranti. Jumlahnya produksinya cukup besar didua wilayah ini,” tambahnya.

Saat ini Pemerintah Riau tengah melakukan pengembangan promosi dan pemasaran untuk komuditi tersebut, selain melirik beberapa daerah yang berpotensi untuk dilakukan penambahan produksi beras.

“Karena untuk sekarang proses irigasi dibeberapa daerah belum mencapai target. Tapi kami akan pantau terus. Makanya kami juga mendorong makanan alternatif sagu untuk dikonsumsi masyarakat sebagai pengganti beras,” kata Andi Rachman. (melba)

 
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Karimun Wagon R Dia Transmini Kini Mengaspal di Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.