• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemprov Dukung Pencabutan Subsidi Elpiji

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mendukung kebijakan Menteri ESDM untuk melakukan pencabutan subsidi elpiji 3 kilogram. Rencana itu akan diberlakukan pada tahun depan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Muhammad Firdaus mengatakan, tentu ada pertimbangan khusus mengapa pemerintah menguluarkan kebijakan itu.

“Coba kita lihat, barang-barang yang disubsidi itu selalu bermasalah. Karena ada banyak oknum yang bisa memanfaatkan itu,” katanya.

Seperti kasus-kasus sebelumnya, banyak beredar di tengah masyarakat bahwa ada pelaku yang melakukan gas oplosan. Secara hitungan memang besar keuntungan yang didapat. Dengan kasus seperti ini hanya orang-orang tertentu yang menikmati.

Keinginan pemerintah untuk menarik subsidi gas elpiji 3 kilogram tentunya sudah berdasarkan pertimbangan matang. Biar saja mekanisme pasar yang mementukan. Selama ini, dengan diberlakukannya subsidi gas elpiji 3 kilogram juga tidak bisa menekan angka yang rendah terhadap kebutuhan pokok rumah tangga itu. “Artinya tidak ada keuntungan juga,” katanya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM berencana mengurangi subsidi untuk Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji 3 kg secara bertahap mulai tahun depan. Anggaran subsidi elpiji akan dialihkan untuk pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga.

“Subsidi LPG akan kita alihkan untuk pembangunan infrastruktur jargas, sehingga jargas bisa lebih cepat digerakkan. Kalau dicabut sih nggak, pengalihan saja. Kita akan usulkan ke Komisi VII DPR, kalau disetujui tentu nanti dibahas di Badan Anggaran,” kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja.

Wiratmaja menjelaskan, pembangunan jargas secara otomatis akan mengurangi konsumsi elpiji. Semakin luas jargas rumah tangga, semakin kecil subsidi elpiji.

Sebab, gas bumi lebih murah dibanding elpiji dan tak perlu diimpor. Maka penghematan subsidi elpiji yang diperoleh bisa digunakan untuk memperluas lagi jargas rumah tangga.

“Begitu jargas terbangun, konsumsi elpiji di sana kan berkurang. Itu yang bergerak terus. Cuma karena jargas belum banyak, sekarang belum terasa. Kalau sudah ratusan ribu atau bahkan jutaan rumah tangga (yang beralih ke gas bumi) baru terasa,” paparnya.

Penghapusan subsidi elpiji akan dimulai dari kota-kota yang sudah sebagian besar penduduknya sudah mendapat jargas, misalnya Prabumulih.

“Prabumulih kan tahun depan 90% sudah jargas, elpiji-nya otomatis akan mulai hilang di sana, subsidinya akan berkurang,” tutur Wiratmaja.

Tahun depan, rumah-rumah tangga di Tarakan juga bisa menikmati sambungan gas. “Kita akan mulai (penghapusan subsidi elpiji) dari daerah yang sudah banyak jargas. Tahun ini baru Prabumulih yang sudah 90% jargas, tahun depan Tarakan, jadi akan bergerak terus,” ucapnya.

Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana Rp 1,3 triliun dari APBN untuk membangun 89 ribu sambungan gas ke rumah tangga. Tahun depan, pemerintah akan membiayai pembangunan sambungan gas untuk 200.000 rumah tangga lagi.

“Investasi untuk jargas dari APBN tahun ini Rp 1,3 triliun untuk 89 ribu rumah tangga. Tahun depan untuk 200 ribu rumah tangga, berarti akan kita usulkan sekitar Rp 3 triliun,” tutupnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Sambut Pelaksanaan UN Tingkat SMP Bengkalis Gelar Khatam Quran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.