• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Tak Serius Selesaikan Konflik Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
29 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter


BETUAHPOS.COM, PEKANBARU – Menyikapi maraknya kasus konflik sengketa lahan PT Riau Andalan Palp and Paper (RAPP) dengan masyarakat, Scale Up menilai hal itu karena kebijakan pemerintah yang selama ini tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Direktur Eksecutive Scale Up Harry Octavian menyebutkan, bagaimanapun RAPP pasti akan berdalih, bahwa mereka melakukan penyerobotan lahan berdasarkan perizinan yang diberikan oleh pemerintah.

“Mereka bergerak lewat keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan,” ujarnya, Kamis (29/01/2015).

Harry menyebutkan, meski izin sudah dikeluarkan, pelaksanaannya tetap saja perusahaan melanggar wewenang itu. Harusnya saat perusahaan diberi izin mengelola suatu kawasan, merek tidak serta merta langsung beroperasi.

Tapi harus melakukan survei di lapangan. Dari hasil survei tersebut baru diketahui apakah ada pengusaan lain area tersebut, atau pemberian izin masuk dalam area masyarakat.

“Ada proses negosiasi antara perusahaan dan masyarakat. Entah itu dikeluarkan lahannya, atau ganti rugi. Entah itu kena perkebunan masyarakat, atau perkampungan. Ini yang tidak pernah dilakukan dalam pemberian izin RAPP,” katanya.

Persoalannya saat ini, RAPP tidak menjalankan aturan-aturan itu. Begitu mereka menerima SK operasional langsung dijalankan. Inilah yang dikhawatirkan akan terus memicuk konflik antara RAPP dan masyarakat.

Selama ini pemerintah tidak ada niat untuk menyelesaikan masalah warisan ini secara serius. Sebagian besar, jika dilihat dari kasus-kasus yang terjadi, pejabat penguasa hanya lepas tangan dan membiarkan persoalan tersebut. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Menpan-RB Minta PNS Laporkan Kekayaan, BKD Pekanbaru Siap dan Patuh

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.