• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasar Induk Terminal: Pedagang Saling Rebut Sayuran

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Maret 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Terputusnya beberapa akses jalan di Sumatera Barat dan Kampar, mengakibatkan pasokan beberapa sayuran yang berasal dari Sumatera Barat menjadi tersendat. Seperti yang terlihat di Pasar Induk Terminal, Sabtu (4/3/2017) dini hari, sayuran yang masuk seharusnya pukul 20.00 WIB baru tiba di Pasar Induk Terminal pukul 00.00 WIB. Selain terlambatnya pasokan sayuran, jumlah sayuran yang masuk pun terhitung jauh lebih sedikit dari biasanya.

Sedikitnya sayur-mayur yang mayoritas berasal dari Sumatera Barat ini, mengakibatkan banyak pedagang sayur yang saling berebut agar bisa mendapatkan sayur tersebut. Bahkan tidak jarang terjadi saling dorong antar pedagang. Terutama ketika mobil pengangkut sayur memasuki kawasan Pasar Induk Terminal Pekanbaru. Tidak jarang ada pedagang yang harus kecewa tidak mendapat sayuran yang mereka inginkan.

Hal ini kebanyakan menimpa pedagang perempuan yang kalah cepat dan gesit dengan pedagang pria. Seperti yang dialami oleh Mariati (44), dia mengatakan kekecewaannya tidak mendapat sayuran yang biasanya akan dijualnya kembali esok paginya. “Kecewa ya, sudah nunggu sampai pagi gini tapi pas datang truknya, saya gak kebagian,” ujarnya.

Selain itu, perempuan berdarah batak ini juga mengatakan kekecewaaanya kepada para toke sayur. “Kalau barang yang datang sedikit, seharusnya toke bisa membaginya rata ke sesama pedagang lainnya. Jangan main lepas gitu aja, siapa cepat dia dapat,” tutur Mariati.

Seperti yang diketahui, pasokan sayur-mayur yang ada di Kota Pekanbaru, ialah sayuran yang berasal dari perkebunan Provinsi Sumatera Barat. Dengan terputusnya jalur transportasi, mengakibatkan mobil pembawa sayur untuk melakukan jalan putar melalui Kuantan Singingi. Ini tentunya akan lebih menambah jarak tempuh. Hal ini juga menjadi keluhan pedagang. Dengan terlambatnya sayuran tersebut masuk ke Pasar Induk Terminal, akan membuat pedagang susah untuk menjualnya kembali. Karena untuk batas waktu penjualan di Pasar Induk Terminal hanya dibatasi hingga pukul tujuh pagi.

“Kalau makin terlambat, makin mepet juga waktu kami untuk menjualnya kembali. Pengalaman jika terlambat, gak akan terjual sebelum pukul tujuh pagi. Ya kalau tidak terjual kami pasti rugi, karena sayuran ini sifatnyakan mudah layu,” tutur Mariati.

Penulis: Teguh Asrin

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Hotspot Nihil, Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru Normal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.