• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Musrenbang Riau, Sawah Jangan Dijadikan Perumahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter


BERTUAHPOS.COM (BPC) PEKANBARU – Salah satu yang menjadi sorotan Kepala Bappenas Sofyan Jalil, dalam musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang, Pemerintah Provnsi Riau yakni soal mengembalikan ketahanan pangan daerah.

“Sawah jangan dijadikan perumahan,” katanya, saat menyampaikan materi di Hotel Arya Duta, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (18/04/2016).

Menurut dia, hal ini perlu menjadi perhatian penting, mengingat hampir di semua daerah dianggap tidak punya konsep pembangunan yang mendasar, atau tidak tertatanya sistem peruntukan pengelolaan lahan.

Dia meminta agar lahan yang sedah menjadi irigasi tidak dialih fungsikan ke sektor properti. Terkait soal ini, pemerintah diminta untuk bijak dalam menentukan titik lokasi pembangunan. “Masalah akan muncul jika lahan untuk irigasi itu terganggu,” sambungnya.

Selanjutnya, dengan sistem terintegrasi sasaran pembangunan akan bisa dicapai secara komprehensip. Program pembangunan itu harus disingkronkan dengan dinas-dinas terkait. Fokus penganggarannya harus jelas.

Selain itu Pemerintah Provinsi Riau juga diminta untuk fokus pada pemberdayaan program prioritas. Dengan kata lain, tidak perlu dalam setahun itu harus dipaksakan semua program berjalan. Harus ada program prioritas yang menjadi sasaran pembangunan dalam setahun. Dengan demikian akan terlihat hasilnya.

“Nomenklatur kita selama ini tidak jelas. Ini juga perlu diubah konsep pola pikirnya,” sambungnya.

Sejauh ini pemerintah pusat mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Riau agar pembangunan kedaulatan pangan bisa terwujud. Berangkat dari pengalaman pembangunan persawahan di Provinsi Aceh. Sistem pengelelolaan irigasi terintergasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertaniannya.

“PU yang bangunkan irigasi. Dinas Pertanian yang cetak sawah sekaligus bibit-bibitnya. Sementara dari bidang Kehutanan memastikan bahwa ada Daerah Aliran Sungai di lokasi tersebut,” sambungnya.

Pendekatan baru seperti ini diharapkan memberikan hasil pembangunan yang maksimal. Soal pos anggaran, akan diperispakan oleh kementerian. Akan di dukung dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Pola inpres. Pada prinsipnya memang harus di kerjasamakan dana pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota untuk satu tujuan,” ujarnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing
Lifestyle

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

...

Read moreDetails
Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Next Post

Muhammad: Mencintai Produk Dalam Negeri Bisa Meningkatkan Kualitasnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.