• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Modus Pangkalan ‘Nakal’ Biasa Mainkan Harga LPG 3 Kg

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota pekanbaru, semakin ketat dalam melakukan pengawasan terhadap LPG 3 kilogram (kg). Saat ini sudah ada tujuh pangkalan yang mendapat sanksi Pemutusan Hubungan Pendistribusian (PHP) dan tiga agen yang membawahinya langsung ditegur keras.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, mengatakan ada banyak modus pangkalan untuk mendapatkan untung sepihak. Seperti menjual kepada pengecer yang menggunakan keranjang, serta menyatakan habis padahal gas tersebut masih tersedia.

“Kita dapat itu dari masyarakat dan langsung dari hasil sidak (inspeksi mendadak) yang kita lakukan beberapa waktu lalu,” ujarnya Sabtu (08/11/2014).

Seperti pangkalan LPG di Jalan Melati, Sukajadi yang didatangi pihaknya. Dari laporan masyarakat disebutkan pangkalan tersebut mendapat gas pada malam hari, lalu pada paginya sudah dinyatakan habis.

“Saat kita kesana, memang gasnya habis. Lalu ditanya berapa jual gas 3 Kg, dengan jujur dia bilang Rp 18 ribu per tabung. Itukan sudah jelas salah,” tuturnya.

Beda cerita dengan satu pangkalan Jalan Melur, Kecamatan Senapelan. Saat dicecar pertanyaan oleh pihak disperindag pemilik bersikukuh menjual seharga HET. “Kita tanya dia tetap bilang jual Rp 15ribu. Lalu datang seorang ibu bawa tabung gas. Kita tanya berapa biasanya beli? Dijawab Rp 18ribu. Langsung kita sikat (sanksi),” tuturnya.

Di Jalan Kenanga, Kecamatan Senapelan lain pula kisahnya. Mertua pemilik pangkalan LPG mengatakan kepada pihak Disperindag gas masih ada sekitar ada dua puluh tabung. “Sewaktu kita tanya sama anaknya, malah dibilang habis. ini bohongnya gak kompak. harganya pun masih di atas HET,” sebutnya.

Menurut Irba maraknya pangkalan yang bermain, dikarenakan agen LPG kurang pengawasan. Selain itu sosialisasi kuga dirasa minim.

“Mereka pasti tahu HET itu Rp 15.000, tapi agennya yang kurang sosialisasi bahwa menjual di atas itu tidak boleh dan bisa dikenakan sanksi,” sebutnya.

Lalu sepertinya pangkalan nakal sudah memiliki pasarnya sendiri. Tak jarang dari laporan yang didapat saat pendistribusian dari agen banyak sepeda motor pakai keranjang dan mobil pick up parkir duluan.

“Sepertinya mereka sudah calling-calling duluan. Bayangkan saja satu sepeda motor berkeranjang itu bisa muat 15-20 tabung. Ini yang menyebabkan gas itu habis dan langka,” katanya.

Selain itu masyarakat yang panik, juga membuat celah bagi Pangkalan untuk menaikkan harga. Sehingga tak mengherankan jika di warung-warung harga gas mencapai Rp 20ribu sampai Rp 30ribu.

“Karena ada masyarakat yang bilang, berapa pun akan dibeli asal gasnya ada. Itu yang membuat pangkalan terpancing bermain harga,” sebutnya.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat agar membeli langsung ke pangkalan. Jika diindikasikan ada kecurangan bisa langsung laporkan ke Disperindag, dengan menyebutkan nama pangkalan, alamat jelas.

Masyarakat bisa membuat laporan ke kantor Disperindag di jalan teratai, Sukajadi, atau hubungi 082173954954. “Pasti akan langsung kita sikapi,” sebutnya. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Mantap! Suzuki Genggam 12 Persen Market Share di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.