• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menakar Pemberian Gelar Adat oleh LAM Riau Untuk Jokowi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 November 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, mengakui kalau dirinya mengetahui persis alasan mengapa Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau akan memberikan gelar adat ke Presiden Joko Widodo. Namun alasan itu enggan dia ungkapkan lantaran yang punya hajatan pemberian gelar adalah LAM, bukan pemerintah.

“Kalau saya tahu alasannya. Jangan tanya saya, tanya ke LAM. Kalau LAM itukan independen. Saya ini bawahannya Jokowi,” katanya saat ditemui bertuahpos.com, Jumat kemarin.

LAM Riau sebagai lembaga adat kemelayuan memang sudah banyak menobatkan gelar kepada seseorang yang dianggap sebagai tokoh dan memberikan kontribusi atau jasa besar terhadap budaya dan daerah. Yang paling rutin ditabalkan gelar biasanya kepala daerah.

Ada 2 sosok di luar orang Riau yang diberi gelar oleh LAM Riau. Pertama Sultan Hamengkubuwono (kesultanan Jogjakarta), kedua, Mantan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY). Gelar yang diberikan kepada kedua tokoh ini punya alasan yang sangat kuat dan memberikan kontribusi besar terhadap Riau.

Bertuahpos.com merangkum dari beberapa referensi, dan mendapat informasi mengenai pemberian gelar terhadap kedua sosok tersebut. Pertama, pemberian gelar kepada Sultan Hamengkubuwono X. Gelar ini diberikan atas jasa Sultan Hamengkubuwono IX yang begitu berjasa terhadap orang-orang Riau yang ketika itu berada di Jogjakarta.

Pada periode tahu  1950-1960, Riau mengalami kondisi ekonomi yang sulit. Mahasiswa Riau di Jogjakarta mendapat perhatian khusus dari Sultan Hamengkubuwono IX. Setiap bulan hampir seluruh mahasiswa yang menimba ilmu di Jogjakarta diberikan 20 Kg beras dan makanan.

Baca juga:
Soal Pemberian Gelar Adat Untuk Jokowi, Ini Alasan Plt Gubri
Jokowi akan Diberi Gelar Adat oleh LAM Riau, Kader Gerindra Minta Tak Terpengaruh Politik

Kemudian tanah yang dibangunkan asrama Riau kepemilikannya diberikan atas nama Pemprov Riau, padahal ketika di Jogjakarta masih berlaku hukum lindung, dimana semua kemilikan tanah atas nama Kesultanan. Namun orang-orang Riau ketika itu mendapat keistimewaan. Meskipun yang mendapat gelar itu adalah Sultan Hamengkubuwono X, atas jasa dari Sultan Hamengkubuwono VIIII

Tokoh kedua yang dianggap berjasa kemudian diberikan gelar adat oleh LAM Riau, yakni Presiden 6 Susilo Bambang Yudoyono (SBY). SBY dianggap begitu berjasa dengan kebijakannya memperjuangkan otonomi daerah yang kemudian dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah. Riau sebagai daerah penghasil migas terbesar diuntungkan dengan adanya Undang-Undang ini, terutama dalam hal Dana Bagi Hasil (DBH) Migas.

Sultan Hamengkubuwono X di beri gelar adat sebagai Datuk Seri Amanah Dwi Wangsa. Sedangkan SBY diberi gelar sebagai Datuk Seri Indra Setia Amanah Wangsa Negara.

Menyusul, Presiden Jokowi yang akan diberi gelar oleh LAM Riau dalam waktu dekat ini. Kata Wan Thamrin Hasyim, sudah pasti ada alasan tersendiri mengapa LAM Riau bersedia memberi gelar kepada Jokowi, namun demikian LAM yang punya otoritas itu. Intinya Wan enggan menjelaskan alasan soal penabalan gelar tersebut meskipun pihak LAM sendiri diakuinya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Riau.

rTerhadap dencana penabalan gelar adat untuk Presiden Jokowi kemudian merembet, dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat termasuk kalangan tokoh di Riau. Sebab ini tahun politik. Seorang tokoh masyarakat Riau yang minta namanya disamarkan, kepada bertuahpos.com menjelaskan, baik Sultan Hamengkubuwono X ataupun SBY, diberikan gelar adat oleh LAM Riau karena ada alasan jelas dan logis yakni ada jasa terhadap Riau. Terlepas dari pada itu, dia memilih untuk tidak memberikan kesimpulan, sebab menurutnya, masyarakat sudah punya penilaian sediri terhadap rencana gelar adat untuk Jokowi.

Ketua MKA LAM Riau, Al Azhar yang sebelumnya sudah dikonfirmasi bertuahpos.com terkait hal ini, meminta kepada semua pihak agar tidak mengait-ngaitkan pemberian gelar adat ke Jokowi dengan momentum politik saat ini. “Janganlah LAM Riau dibawa-bawa ke politik,” kata Al Azhar, kepada bertuahpos.com, Jumat 12 Oktober 2018. (bpc3) 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Bupati Mursini Salurkan Bantuan Banjir Kuansing

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.