• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

May Day! Buruh di Zaman Kolonial Belanda

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tak hanya di luar negeri, kesadaran akan upah murah dan kerja yang berat juga disadari oleh tokoh-tokoh di zaman kolonial Belanda. Salah satunya adalah Adolf Baars, seorang Belanda anggota Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV).

Baars berfokus kepada pabrik-pabrik gula yang ada di Pulau Jawa. Menurut Baars, pabrik-pabrik gula yang ada di Pulau Jawa adalah kapitalis yang dimiliki oleh segelintir orang.

Baars menyebutkan bahwa kaum kapitalis ini menyewa tanah kaum buruh dengan harga murah, dan dijadikan perkebunan. Kemudian, para buruh dipekerjakan dengan di perkebunan tersebut, namun dengan harga yang sangat murah.

Menjelang 1 Mei 1918, Baars menuntut agar buruh-buruh tersebut diberi upah yang layak. Baars menuntut perusahaan dan pemerintah kolonial memperhatikan kesejahteraan para buruh.

Selain Baars, ada tokoh bumiputera lain yang sangat memperhatikan para buruh. Dia adalah Raden Mas Soerjopranoto, yang tak lain adalah kakak dari Ki Hajar Dewantara.

Soerjopranoto menganggap bahwa para buruh hanya menjadi sapi perahan dari industri gula yang saat itu tengah memasuki masa jayanya. Saking seringnya melakukan aksi protes dengan mogok kerja, Soerjapranoto sampai dijuluki De Sioking Koning, alias Raja Mogok. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Kajian Subuh: Hati dan Raja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.