• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makanan Melayu Mahal, Ini Kata Dinas Pariwisata Pekanbaru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Sebagai Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru sedang berbenah untuk menjadi ikon pariwisata. Bahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengandalkan wisata Meeting, Insentif, Convention dan Exibition (MICE).

Hanya saja ada beberapa keluhan yang dirasa pihak swasta dalam promosikan Pekanbaru. Diantaranya makanan khas melayu, yang harganya dirasa terlalu mengguras kocek.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru, Hermanius anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. “Kalau saya rasa kita banding-bandingkan dengan daerah Wisata lain harga (makanan khas) relatif. Tidak seluruhnya mahal, ada beberapa mungkin iya,” sebutnya, Selasa (26/04/2016).

Disampaikan Hermanius untuk makanan khas melayu memang tidak bisa disamakan dengan makanan dari daerah lain. “Kalau modalnya standar tentu harganya standar,” sebutnya.

Untuk itu kata Hermanius memang harus ada regulasi untuk itu. Hanya saja bukan semata-mata tugas Disbudpar melainkan juga ada tanggungjawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Kira harus ada regulasi. Itu yang belum kita sosialisasikan. Sekarang masih mempelajari bahwa makan tradisional yang sesuai dengan pasar. Jangan sampai kalah dengan makanan khas lain. Kesannya lebih mahal,” sebutnya.

Sebab itu sebut Hermanius pihaknya masih mensosialisasikan kuliner-kuliner khas melayu. “Kita cari lisensi. Baru nanti ke harga. Kalau belum terkenal kenapa harga dibuat mahal. Untuk itu perlu pencerahan,” katanya.

( Baca:ASITA Riau Kritik Harga Makanan Melayu Mahal)

Sebelumnya Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau, Dede Firmansyah, mengkritisi harga makanan di rumah-rumah makan khas melayu yang mahal. “Makanan melayu yang mahal sekali, duduk bawa rombongan bisa Rp 500 ribu hingga jutaan. Padahal orang travel budget untuk makan sekali itu Rp 25 ribu sampai Rp 60 ribu,” ujarnya.

Makanya kata Dede tidak heran kalau travel membawa wisatawan malah ke rumah makan lain seperti khas Padang. Hal itu dikarenakan biaya makan tidak semahal makanan khas melayu.

Untuk itu, menurut Dede setidaknya perlu ada peran pemerintah memberikan penjelasan kepihak rumah makan untuk tidak memasang harga terlalu mahal. “Makanan khas seharusnya tidak semahal itu. Pemerintah harus punya apakah dalam bentuk perda (mengatur harga makanan khas),” kata Dede.

Penulis: Riki

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Home Made, Kue Sus Lumer Dimulut

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.