KSR PMI UIN Suska Galang Bantuan Korban Banjir Kampar

Sabtu, 13 Februari 2016 14:12

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Musibah banjir Kabupaten Kampar serta disejumlah wilayah di Provinsi Riau mengundang simpati banyak orang. Sehingga mulai ramai penggalangan bantuan yang dimotori mahasiswa, organisasi masyarakat, bahkan politisi.

Organisasi Mahasiswa Korps Suka Rela (KSR) PMI Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau juga ikut menggalang bantuan. Mengingat kendati banjir telah surut masih ada keluarga atau korban banjir yang mesti kehilangan persediaan bahan makanan atau harta benda akibat banjir yang disebut terparah setelah 1978 ini.

Hal itu disampaikan Ketua KSR PMI UIN Suska Riau, Riki Asiansyah kepada kru bertuahpos.com.  “Kita menerima bantuan baik dari masyarakat khususnya para mahasiswa untuk memberikan sumbangan bagi saudara kita yang terkena musibah di Banjir Kampar,” katanya, Sabtu (13/02/2016).

Riki mengatakan bantuan yang diberikan bisa berupa sembako, pakaian, dana atau semacamnya. Yang nantinya akan diserahkan kepada koordinator penyaluran bantuan untuk banjir Kampar. “Bagi yang punya rezeki lebih dan pakaian yang masih layak pakai bisa diserahkan ke kita, yang nanti kita akan salurkan kepada korban,” sebutnya.

Baca: Gila, Kades Ini Tidur Beralas Uang Rp 1 Miliar

Bagi masyarakat atau mahasiswa yang sudah ingin menyerahkan bantuan bisa langsung mengantarkan ke sekretariat KSR PMI Unit 04 UIN Suska Riau d PKM UIN Suska Riau. Atau juga bisa menghubungi ke nomor 085364540526.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) sempat diguyur hujan deras pada pekan sebelumnya. Hal ini membuat beberapa wilayah terutama yang berdekatan dengan sungai, terendam banjir hingga setinggi dua meter.

Ribuan warga saat banjir melanda terpaksa tinggal sementara di tenda-tenda evakuasi. Sambil menunggu air dari luapan sungai surut. Saat ini bantuan sudah mulai mengalir baik dari pemerintah atau swadaya masyarakat. Hanya saja masih tidak merata, ada daerah yang lokasinya cukup jauh tidak tersentuh bantuan karena sudah keburu habis ditenda pengungsian.

Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman kepada rekanan pers telah menegaskan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) masih terus mengupayakan penyaluran bantuan. Melalui DInas Sosial (Dinsos) beras dan bahan makanan  serta pangan sudah disalurkan. (Riki)