Kampus IPDN Riau Sosialisasi Kegiatan Praktek Lapangan ke Pemkab Rohil

Sabtu, 13 Februari 2016 15:25

BERTUAHPOS.COM (BPC), ROHIL – Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) Kampus Riau bersama jajarannya, Jumat (12/02/16) malam dilantai empat kantor bupati mengadakan rapat sosialisasi rencana praktek lapangan tahap tiga bagi praja IPDN.

Dalam rapat sosialisasi tersebut, sebanyak 173 orang praja IPDN akan melakukan praktek lapangan diseluruh kantor Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemkab Rohil selama satu bulan penuh yang dimulai tanggal 5 maret sampai 2 april 2016.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Rohil H Suyatno AMp bersama Plt Sekda Rohil Surya Arfan, serta seluruh kepala SKPD. Selain itu turut hadir juga Direktur IPDN M Ilham, pembantu direktur, serta beberapa perwakilan praja IPDN.

M Ilham, dalam penjelasanya di forum itu mengatakan, tujuan praktek lapangan ini untuk memberikan pemahaman pada praja. Praktek ini harus ada dilingkungan SKP agar memahami tugas dan fungsi masing-masing dinas yang ada di SKPD.

Baca: Pecat WR II, Rektor UIN Suska Riau: Sudah Tidak Loyal

Untuk itu, mereka meminta agar dalam praktek nanti seluruh SKPD maupun Pemkab Rohil dapat membantu untuk bekerjasama dengan praja IPDN baik itu persiapan tempat pemondokan praja, maupun segala sesuatu yang diperlukan.

“Dengan adanya praktek ini, mereka akan lebih muda memahami tugas dan fungsi setiap dinas. Jadi, jika mereka tamat nanti, sudah bisa langsung bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Itu harapan kita,” ujar Ilham. 

Bupati Rohil Suyatno menyambut baik atas adanya keinginan kampus IPDN yang ingin melaksanakan praktek lapangan di lingkungan SKPD Pemkab Rohil. Baginya, kehadiran praja IPDN untuk praktek di SKPD ini merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah dan harus diterima kehadirannya.

Kepada seluruh SKPD yang hadir, Bupati menginstruksikan agar membantu apa yang diperlukan dalam praktek praja IPDN. Semua kepala SKPD juga diminta untuk dapat memberikan pengajaran, pekerjaan serta pengawasan kepada praja yang melakukan prakteknya.

“Tempat tinggalnya juga diperhatikan agar tidak jauh jalan kaki. Pemondokannya disiapkan, ini tanggung jawab camat dan penghulu. Cari rumah penduduk yang bisa menampung praja  ini selama sebulan,” tegas Suyatno.

Kepada anak-anak praja, Suyatno berharap agar dapat belajar bagaimana tugas-tugas pemerintahan baik pembangunan dan kemasyarakat sehingga hasilnya dapat menambah wawasannya agar siap kembali kemasyarakat jika selesai studinya.

“Jadi pengalaman itu sangat berharga bagi mereka untuk siap kembali ke masing-masing daerahnya diseluruh Indonesia,” tandasnya.(Adv/Ar)