• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kalau Tak Terkendali, Disperindag Pekanbaru Bakal Impor Bawang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Maret 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jika Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru menemukan ada spekulan yang bermain harga bawang merah, maka Disperindag akan ambil kebijakan impor bawang merah untuk menstabilkan harga.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman kepada bertuahpos. Dirinya menyebut bila harga terus bergejolak dan tak terkendali pihaknya berencana mengimpor bawang merah. “Kita impor, untuk menstabilkan harga ini,” sebutnya Jumat (27/03/2015).

Saat ini harga bawang merah di Pekanbaru sudah menembus Rp 28ribu perkilogram. Harga ini jauh dari harga sebelumnya di kisaran Rp 14ribu per Kg.

Mengenai kenaikan harga saat ini kata Irba lebih dikarenakan gagal panen di beberapa daerah penyuplai. Seperti di Jawa dan Sumatera Barat yang pasokannya berkurang akibat terganggu musim penghujan. “Kenaikan harga saat ini lebih karena gagal panen, bukan karena adanya spekulan,” sebutnya.

Namun seandainya pihaknya menjumpai ada permainan harga oleh oknum, maka impor bawang berton-ton akan dilaksanakan. “Kita impor, inikan untuk menstabilkan harga,” sebutnya.

Untuk itu dirinya menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dan panik. Sehingga mudah dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab. “Jangan panik, pasokan aman kok,” katanya.

Namun bila pihaknya menemukan ada indikasi spekulan pada gudang. Pihaknya akan beri sanksi tegas, sebab itu sudah merugikan masyarakat. “Sanksi administrasi cabut izin usaha, maupun pidana,” tegasnya. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

MTQ XV Kabupaten Siak Momentum Pembelajaran “Fastabiqul Khairat”

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.