Jika Tuntutan Tidak Dipenuhi, Para Pendemo akan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 07 Maret 2016 14:53

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Puluhan eks pekerja PT SMGG melakukan aksi demo di depan kantor wali kota Pekanbaru. Mereka sendiri menuntut walikota Pekanbaru Firdaus untuk menyelesaikan masalah para pendemo yang sudah tidak bekerja selam enam bulan.

Selain itu, para pendemo sendiri menilai bahwa Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru tidak tanggap terhadap persoalan tersebut.

“Disnaker Pekanbaru sendiri tidak tanggap dan masalah ini sendiri menjadi terkatung-katung,” kata Santoso selaku Ketua DPC FPE Kota Pekanbaru, Senin (07/03/2016).

( Baca: Ini Tuntutan Eks Pekerja PT SMGG)

Baca: Pembangunan Rel Kereta Api Riau Terkendala Tandatangan Plt Gubri

Persoalan ini sendiri, lanjutnya sudah terlalu lama. Para pekerja sudah tidak bekerja selama enam bulan. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada walikota Pekanbaru untuk menyelesaikan masalah eks pekerja PT MSGG.

“Dalam waktu dekat walikota akan memanggil pihak terkait mulai dari Chevron, Disnaker kota dan provinsi duduk satu meja dan langkah apa yang akan dilakukan kedepannya,” jelasnya lagi.

Jika dalam minggu ini pihaknya tidak mendapat jawaban dari Pemko, pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar. Karena selama ini, pihaknya sudah lima kali melakukan aksi namun tidak ada jawaban pasti.

( Baca : Pendemo: Apa Harus Kami Bakar Chevron itu?)

“Kami akan melakukan langkah hukum jika dalam minggu ini tidak ada upaya dari Pemko terkait permasalahan ini,” tegasnya.

Selain itu, adapun hasil kesepakatan rapat bersama perwakilan Pemko adalah pihak DPC FPE bersama Disnaker Pekanbaru beserta jajarannya untuk pro aktif mencarikan peluang pekerjaan untuk semua eks pekerja PT SMGG di kontraktor PT Chevron Pasifik Indonesia.

Selain itu, permasalahan tersebut akan akan dikomunikasikan kepada wali kota Pekanbaru untuk mengundang duduk bersama PT. CPI dan Disnaker Provinsi Riau dalam minggu ini.

Penulis: Iqbal