Jalur Penghubung ke Pelabuhan Tanjung Buton dan Kuala Enok Digesa Tahun ini

Jumat, 02 Juni 2017 13:51

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pertemuan Pemprov Riau dengan Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto di Hotel Novotel, Pekanbaru, Jumat (2/6/2017) sudah langsung membahas soal teknis pembangunan kawasan industri Tanjung Buton di Kabupaten Siak, dan Pelabuhan Kuala Enok di Kabupaten Inhil. 

Rencananya, jalan nasional yang akan dibangun yakni rute Siak Sri Indrapura-Mengkapan Buton sepanjang 44,82 kilometer dan rute Bagan Jaya-Kuala Enok sepanjang 63,2 kilometer. “Dua rute jalan nasional ini mulai dibangun tahun ini dan diharapkan tuntas dalam 3 tahun ke depan,” kata Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. 

Seperti diketahui, dalam ratas dengan Presiden, Gubri Andi menyampaikan beberapa program stategis nasional dan program prioritas Pemprov Riau. Misalnya pertama, soal Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Dimana ditargetkan akhir Juni pembebasan lahan ‎tol tuntas dikerjakan BPN/ATR, sehingga PT Hutama Karya yang ditunjuk sebagai pengerjaan fisik segera eksekusi.

Untuk Pelabuan Kuala Enok di Inhil sendiri, rencana pengembangannya, pelabuhan ini akan dijadikan sebagai pelabuhan curah dan itu sudah disepakati secara serius oleh Pemprov Riau dan PT Pelindo sendiri.

Baca: Masih Banyak Truk Masuk Kota, Pemko Pekanbaru Dianggap Lemah

Asisten II Setdaprov Riau, Masperi menjelaskan dalam hal ini Pemprov Riau dapat jatah untuk bertanggungjawab terhadap pengembangan dari sisi darat. “Misalnya, pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan lahan dan sejenisnya. Kalau untuk sisi laut, itu menjadi kewajiban PT Pelindo sendiri,” katanya kepada bertuahpos.com, Sabtu (27/5/2017). 

Baca: Pemprov Riau Butuh Lahan Sampai 3.000 Hektar Untuk City Port Kuala Enok

Untuk pengembangan di sisi jalur darat ini, kata Masperi, saat ini dibutuhkan perluasan ruas jalan, mulai dari wilayah Sungai Akar, Desa Bangun Jaya, hingga Kuala Enok. Jalan itu statusnya adalah jalan negara.

Tahun 2017 ini sudah akan dibangun melalui proyek multiyers dengan besaran anggaran sampai Rp 300 miliar. Selanjutnya akan dilakukan kembali pada penganggaran tahun 2018. Dengan demikian, sudah terkoneksi antar daerah tersebut hingga ke jalan lintas ke Provinsi Jambi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau dalam waktu dekat akan membentuk tim kecil yang terdiri dari PT Pelindo I dan internal Pemprov Riau sendiri. Tim ini akan merumuskan rancangan mekanisme pembangunan untuk pelabuhan curah CPO di Kuala Enok, Inhil, Riau. (bpc3)