• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini sebabnya dilarang katakan ‘Tidak’ dan ‘Jangan’ pada Anak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Maret 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM,PEKANBARU – Anak-anak memang selalu memiliki karakter yang berbeda, tidak jarang diusia yang masih dini bisa sangat menjengkelkan. Apalagi ketika merek bergerak aktif. Papi apakah itu adalah sebuah kesalahan? sering sekali orang tua mengatakan kata ‘Tidak’ atau ‘Jangan’ pada anak demi menghentikan tingkah laku anak yang di luar batas.

Konsultan pendidikan dan perkambangan anak, Onya menjelaskan kenapa orangtua dilarang mengatakan ‘tidak’ dan ‘jangan’ kepada anak, sebab balita hanya mampu merespon kata-kata yang memiliki makna saja. Seperti makan (memasukkan suatu benda ke dalam mulut). Sedangkan kata ‘Jangan’ atau ‘Tidak’ adalah kata perintah dan tidak memiliki makna yang jelas.

Alhasil jika seorang ibu mengatakan ‘jangan loncat’, maka anak justru akan melakukan hal yang sebaliknya, karena anak  hanya akan merespon kata ‘loncat’ saja. “Sesuai makna yang ia ketahui,” ujar Onya kepada, Sabtu (28/03/2015).

Dia menyebutkan pada bagian inilah peran penting orang tua dalam memilih kata-kata yang tepat pada anak. Selain berguna untuk mengajarkan sikap tegas, anak-anak juga lebih paham dengan  kata-kata langsung yang mengarah pada maksud tujuan. Misalnya jika anak sedang berlari, lebih tepat orang tua mengatakan ‘jalan saja’. atau jika anak berkata kasar ucapkan kepada anak, ‘berbicaranya lebih sopan’, dan mintalah anak mengulangi hal yang benar “kata-kata tersebut lebih memiliki arti dan ada nada ketegasan di dalamnya,” ungkap Onya. Selamat Mencoba. (Nova)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Alfamart Kembali Gelar Aksi Donor Darah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.