• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Alasan Bulog Serapan Beras Lokal Riau dan Kepri Rendah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Sepanjang tahun 2015, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) hanya berhasil menyerap beras lokal 1000 ton. Padahal target yang  diberikan, penyerapan beras dari petani lokal yakni sebanyak 5 ribu ton.

Kepala Pelayanan Bulog Riau Kepri, Tommy Despalingga mengakui penyerapan beras lokal wilayah Riau dan Kepri masih belum sampai target. “Penyerapan beras dari petani lokal baru 1000 ton masih di bawah target 5000 ton,” katanya kepada kru bertuahpos.com, Rabu (06/01/2016).

Kendala yang dihadapi pihaknya dalam penyerapan, yakni tidak sesuainya harga dari para petani ke Bulog. “Kitakan membeli beras dari petani sesuai Harga Pokok Pembelian (HPP) tahun 2015 sebesar Rp 7.300 per kilogram,” ujar Tomy di ruang kerjanya. (baca : Piutang Rp 2,8 miliar, Bulog Riau Ancam Tahan Raskin 2016)

Tomy mengatakan pihaknya sudah berupaya maksimal dalam mendorong penyerapan beras lokal. Bahkan bulog Divre Riau Kepri memiliki satuan tugas (satgas) yang nantinya mencari petani yang ingin menjual beras sesuai dengan HPP. “Kadang kita juga datang ke tempat penggilingan, dan juga dari petani langsung yang ingin menjual berasnya dengan cepat,” sebutnya.

Sebagian  beras yang  dibeli Perum Bulog berasal dari petani Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan dan  Tembilahan. Dari kedua daerah tersebut menyumbang 30 persen sampai 40 persen serapan beras lokal Riau dan Kepri. Selain itu Rokan Hilir (Rohil) dan Meranti juga berpotensi untuk penyerapan beras dari petani lokal. (baca : Bulog Riau Kepri Belum Terima Data Penerima Raskin 2016)

Tomy menyampaikan sudah saatnya pemerintah di Provinsi Riau mulai mencari komoditi pengganti sawit dan karet. Terutama untuk holtikultura seperti padi, jagung, dan kedelai. “tapi sekali lagi, itu semua harus ada kajian. Dan fokus serta kemauan pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi dari holtikultura ini. Kalau potensi saya melihat ada, terutama untuk padi. Apalagi saat ini harga sawit terus turun,” sebutnya.

Saat ini stok Bulog Riau dan Kepri di gudang berkisar 25 ribu ton. Kemudian didatangkan beras asal Vietnam dan Thailand sebanyak 11ribu ton. “Jadi ketahanan beras di gudang-gudang bulog masih tahan sampai pertengahan tahun 2016,” katanya. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Grand Zuri Pekanbaru Hadirkan "Hidangan Barat Ketemu Timur"

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.