Ikan Bisa Mendukung Ketahanan Pangan.

Rabu, 11 Desember 2013 15:02

BERTUAHPOS.COM,PALU– Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengemukakan produksi ikan bisa mendukung ketahanan pangan Indonesia di tengah ancaman krisis pangan saat ini.

“Jadi kita tidak perlu lagi bergantung pada daging yang selama ini seolah menjadi patokan untuk ketahanan pangan,” kata Sharif saat membuka Pameran Nusantara 2013 di Kota Palu, Rabu (11/12/2013).

Advertisement

Dia mengatakan kebutuhan ikan di Indonesia tidak bergantung pada impor sehingga negara ini telah mandiri dalam memenuhi kebutuhan ikan. “Tidak seperti daging yang bergantung impor dan menimbulkan masalah,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini tingkat konsumsi ikan Indonesia per kapita sebanyak 33 kilogram per tahun dan itu bisa dipenuhi dengan produksi nasional. Produksi ikan Indonesia pada 2012 sebesar 15,9 juta ton.

Baca: Tahun Ini Silver Silk Tour Travel Berangkatkan 66 Jamaah Haji Plus

Sementara itu, tingkat konsumsi daging masyarakat Indonesia saat ini sekitar 2,5 kilogram/tahun per kapita. “Itu pun masih bergantung pada impor,” kata Sharif.

Dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Sharif meminta masyarakat untuk terus meningkatkan konsumsi ikan karena saat ini tingkat konsumsi ikan Indonesia masih kalah jika dibanding dengan Malaysia atau Jepang.

“Ikan memiliki kandungan protein dan gizi yang tinggi, tidak kalah dari daging,” katanya dan menambahkan potensi kelautan Indonesia dari berbagai sektor setiap tahunnya.

“Jika itu direalisasikan maka akan membawa dampak perekonomian untuk dukung Indonesia menjadi negara maritim,” kata Sharif saat membuka Pameran Nusantara 2013 di Kota Palu, Rabu.

Sharif yang juga Ketua Harian Dewan Kelautan Indonesia mengemukakan Indonesia sudah diakui sebagai negara yang memiliki potensi besar di bidang kelautan.

Faktor-faktor yang menjadi indikator keunggulan Indonesia, antara lain posisi strategis yang dilalui 40 persen lalu lintas perdagangan dunia, atau bisa diistilahkan dengan “Jalan Semanggi Dunia.

Faktor selanjutnya adalah Indonesia memiliki sumber alam sangat kaya dengan didukung zona ekonomi ekslusif, zona tambahan dan zona teritorial.

Saat ini Indonesia juga memiliki sepuluh sektor ekonomi kelautan unggulan yakni perikanan tangkap, perikanan budi daya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi kelautan, energi dan sumber daya mineral serta pariwisata bahari.

Selanjutnya, perhubungan laut, industri dan jasa maritim, sumber daya wilayah pulau-pulau kecil, dan sumber daya kelautan nonkonvensional.(kompas.com)

Berita Terkini

Minggu, 25 Oktober 2020 17:08

Kalah di El Clasico, Ronald Koeman Serang Wasit

#ELCLASICO

Minggu, 25 Oktober 2020 15:01

Sejarah Tanah Jantan, Kepulauan Meranti

#MERANTI

Minggu, 25 Oktober 2020 13:29

Prabowo Jumpai Menhan Turki Bahas 4 Topik Penting

#prabowo

Minggu, 25 Oktober 2020 10:01

Kaum Muslimin, Janganlah Terpedaya Harta Kekayaan

#ISLAMPEDIA

Minggu, 25 Oktober 2020 09:31

Silahkan, Nikmati Surga Telaga di Gunung Talamau Sumbar

#gunungtalamau #sumbar

Minggu, 25 Oktober 2020 09:04

Wijatmoko Kembali Pimpin Apindo Riau 5 Tahun Kedepan

#apindoriau #ketuaapindoriau

Minggu, 25 Oktober 2020 09:03

Ini Tips Hijab yang Stylish, Tapi Simpel

LIFESTYLE

Minggu, 25 Oktober 2020 07:31

Inilah Sederet Bisnis Suami Nikita Willy

#bluebird #indrapriawan #nikitawilly