• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Cabe di Kerinci Melejit Hingga 100 Perse

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PANGKALAN KERINCI – Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintahan Jokowi-JK mulai berdampak pada harga kebutuhan pokok di Pangkalan Kerinci. Termasuk harga komoditas cabe yang sudah melejit naik hingga 100 persen.

Susan (38), pedagang sayuran dan cabe di Pasar  Baru Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci mengatakan, belum juga harga BBM naik, kebutuhan bahan pangan telah curi start terlebih dulu.

“Harga cabe rawit sekarang mulai tak wajar. Sebelumnya cabe rawit hanya Rp25 ribu per kilogram. Saat ini mencapai Rp50 ribu per kilogram. Selain cabe rawit, cabe merah pun harganya sudah mahal, Rp 72 ribu per kilogram,” ujar wanita murah senyum ini, Selasa (11/11/2014).

Kenaikan ini tentunya sangat meresahkan konsumen. Apalagi kenaikan ini terjadi sebelum harga BBM benar-benar naik. 
“BBM belum naik, harga cabe sudah mendahului naik. Bagaimana nanti kalau BBM naik? Pasti harganya akan ikut berubah lagi,” eluh dia.

Secara terpisah, Ratna salah satu pembeli yang merasakan dampak kenaikan kebutuhan sembako juga turut mengeluhkan kenaikan ini. “Kenaikan bahan pangan yang paling menonjol, yaitu cabe merah dan cabe rawit, Mas. Yang lainnya, seperti beras masih normal,” tuturnya kepada Bertuahpos.com saat sedang membeli cabe. (maulana)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Formatur Kecewa Anggota DPRD Riau Tak di Tempat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.