• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Cabai Meroket, Bulog Riau Tidak Tanggap

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 November 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Harga cabai yang melambung tinggi di Pekanbaru dan daerah sekitarnya sudah berlangsung sebulan lebih. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda terjadinya penurunan harga.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman mempertanyakan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Seharusnya kalau ada yang naik-naik begini itukan Bulog dulu ambil inisiatif,” katanya.

Apalagi Bulog ditunjuk pemerintah sebagai stabilitator harga-harga kebutuhan masyarakat. “Seperti sebelumnya pernah Operasi pasar (OP) beras, bawang, daging, gula. Harusnya cabai juga, karena komoditi ini penyumbang inflasi,” sebutnya.

Irba berharap Bulog juga ikut meredam harga-harga kebutuhan pokok. Sehingga tidak membuat laju inflasi semakin tinggi.

Hingga saat ini harga cabai merah masih terbilang mahal. Dari harga normal Rp 35 ribu kini sudah melonjak jadi Rp 80 ribu sampai Rp 85 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga tidak dapat kita hindari. Karena memang untuk cabai dari Sumbar, Jambi, Medan suplainya kosong. Kalau pun ada harganya sangat mahal sampai Rp 70 ribu per kilogram. Sehingga pedagang tidak mau berspekulasi menjualnya, sebab cabai Jawa masih dikisaran Rp 62 ribu per kilogram,” katanya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan membahas hal ini dengan Disperindag Provinsi Riau, terkait kemungkinan impor cabai.

“Dalam minggu ini rencana Rapat bersama Disperindag se Riau. Disperindag Provinsi nanti yang jadi fasilitator,” kata Irba.

Penulis: Riki

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Bupati Wardan Berharap Koperasi Bisa Sejahterakan Anggotanya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.