Gerhana Matahari, Pertama Diabad 21

Minggu, 06 Maret 2016 15:43
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Fenomena gerhana matahari penuh yang ditunggu-tunggu pada tanggal 9 Maret 2016 nanti adalah salah satu peritiwa yang pertama sekali terjadi pada abad ke 21. Pasalnya, dari beberapa hasil penelitian bahwa fenomena serupa pernah terjadi pada tahun 1983. Dan emungkinan besar Indonesia akan mengalami peristiwa itu kempali pada tahun 2019, tapi hanya sebatas gerhana matahari cicin.

Para peneliti memprediksikan bahwa fenomena serupa akan terjadi kembali pada tahun 2023.

Gerhana matahari seperti ini akan kembali melintas di tanah air. Ada banyak fakta gerhana matahari pada 9 Maret 2016 nanti. Peristiwa yang tergolong langka itu bisa dinimkati oleh masyarakat Indoensia. Diperkirakan akan berlangsung pada pukul 07.30 pagi hari ditanggal itu. Fenomena itu hanya terjadi dalam rentang waktu, yakni 33 tahun sekali.
 

Fenomenan alam gerhana matahari, kali ini hanya Indoensia saja daratan yang dilewati oleh gerhana matahari. Selanjutnya gerhana itu akan melintasi wilayah samudra fasifik. Gerhana matahari tota itu bertepatan pula dengan hari raya Nyepi bagi umat Hindu di Bali.

Baca: Banyak Sepatu Bekas Wanita di Gedung Pasar Cik Puan

Sementara di Ternate, Maluku Utara telah siapkan hal spesial untuk wisatawan tatkala fenomena itu datang. Di bagian timur tanah air itu, pebisnis wisata sudah menyiapkan kenang-kenangan untuk bisa dinikmati wisatawan, seolah kembali k masa lalu. Tentu.

Jelang gerhana matahari total bisa dinikmati masyarakat, nostalgia akan ketenaran rempah-rempah asal daerah Timur itu dimunculkan kembali.

Perimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) daerah itu  akan all out memberikan layanan terbaik bagi para tamu. Selain memberi cinderamata yang khas, hotel-hotel di Maluku Utara juga akan memberikan sentuhan personal kepada wisatawan yang menginap. Tarian tradisional dipastikan akan siap menyambut tamu saat mereka pertama kali mereka tiba di hotel dan para petugas hotel akan menggenakan pakaian adat Kesultanan Ternate.

Diperkirakan, 2.116 wisatawan mancanegara, termasuk di antaranya para ilmuwan yang akan melakukan penilitian terhadap fenomena gerhana matahari total akan memenuhi Ternate. (Detik/Melba)