• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Garam Kasar Hilang Dari Pasar, Itu Harus Ditelusuri ke Gudang Distributor

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Juli 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Garam kasar hilang dari pasar Pekanbaru, perlu mendapat perhatian dari Dinas Perdagangan, Koperasi (Disperinkop) dan UMKM Provinsi Riau. Pihak distributor yang biasa menyuplai garam kasar itu harus ditelusuri hingga ke gudang distributor, agar mendapat penanganan cepat dari pemerintah. 

Itu disampaikan oleh Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Riau, Ahmad Hijazi, kepada bertuahpos.com, Kamis (13/7/2017). Dia juga mengakui bahwa dirinya sudah mendapatkan  kabar itu.

“Kami mendorong Disperinkop UMKM Riau juga ikut turun untuk menelusuri sampai ke distributor,” ujarnya.

Garam kasar yang biasa digunakan sebagai bumbu utama masakan, kini memang langka di Pekanbaru. Kelangkaan garam itu sudah terjadi sejak 2 pekan terakhir. Berdasarkan penelusuran bertuahpos.com garam kasar itu memang langka.

Sejumlah agen pemasok keperluan harian dan toko barang harian di beberapa titik pasar di Kota Pekanbaru, mengalami kekosongan stok dan ketersediaan garam saat ini tidak cukup memenuhi permintaan masyarakat. “Iya. Garam kasar kini langka di pasar,” kata Susi, seorang pedagang barang harian di Pasar Kodim, Pekanbaru. 

Akibat kelangkaan itu, berimbas pada harga garam menjadi naik. Biasanya harga garam Rp 5.000/pack kini naik menjadi Rp 6.000/pack di tingkat agen. Bahkan terus mengalami kenaikan hingga Rp 8.000/pack sampai Rp 9.000/pack.

Baca: Disperindag Benarkan Garam ‘Hilang’ di Pekanbaru

Sementara itu, untuk harga satu bungkus kecil garam kasar yang biasanya hanya Rp 1.000/bungkus, naik menjadi Rp 2.000/bungkus. Untuk garam kasar bungkus sedang, biasanya dihargai Rp 2.000 sekarang menjadi Rp 3.000 per bungkus, dan garam halus yang biasanya seharga Rp 5.000/bungkus naik menjadi Rp 5.500 sampai Rp 6.000/bungkus.

Menurut Ahmad Hijazi, masalah ini bisa dilakukan pengecekan langsung di sejumlah gudang distributor di Pekanbaru. “Makannya ini harus cepat ditangani. Bagaimanapun, kalau tidak diantisipasi akan berpengaruh terhadap turunannya,” ujarnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru membenarkan garam mulai ‘hilang’. Penyebabnya distributor garam beryodium di Pekanbaru sudah tidak memiliki stok.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman. “Benar Kita sudah dapat informasi distribusi garam sudah tidak ada stok,” sebutnya. 

Penyebabnya karena ada persoalan di Pelabuhan Belawan Medan, sehingga garam yang ada di sana tidak dapat dibawa ke Pekanbaru. “Garam tersendat di Pelabuhan Belawan Medan, kita belum tahu pasti apa kendalanya,” ujarnya. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Kapak Menancap di Helm, Polisi Masih Lidik Kasus Aksi Rampok Bacok Mahasiswa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.