• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Flu Burung Merebak, Pekanbaru Tidak Punya Cek Point

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kasus flu burung kembali ramai dibincangkan setelah puluhan unggas yang mati mendadak dimusnahkan. Pasalnya puluhan unggas tersebut positif flu burung.

Menyikapi hal ini Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru, El Sabrina akan segera mensosialisasikan kepada para peternak unggas di Pekanbaru mau pun perbatasan. “Kita lakukan pembinaan agar tidak terjangkit flu burung,” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Pekanbaru, Senin (21/03/2016).

Hanya saja El Sabrina menuturkan saat ini Pemko Pekanbaru memang belum memiliki Cek point. Titik-titik di mana setiap unggas yang masuk ke Ibu Kota Provinsi Riau diperiksa kesehatannya. “Pos Cek point kita belum. Selain itu keterbatasan personil di lapangan, makanya belum bisa melaksanakan,” sebutnya.

Meski begitu El Sabrina menyampaikan belum ada laporan masyarakat terkait unggas yang diduga terserang flu burung. “Kita sosialisasikan. Bersama Diskes juga pasti. Tetapi permintaan unggas ke Pekanbaru memang tinggi,” kata mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru.

Ada pun ciri-ciri unggas terkena gejala flu burung, antara lain Kepala dan gelambir yang kebiru biruan, unggas yang sudah terkena virus flu burung tak mau makan dan depresi. Lalu unggas mengalami diare. Selain diare, unggas juga mendengkur atau kesulitan bernapas secara teratur, tersengal-sengal. Keluar air liur dari mulut unggas. Unggas juga umumnya jadi kesulitan bergerak dan mengangkat kepalanya. Selanjutnya akan muncul bintik-bintik di tubuh unggas. Umumnya di dada dan di kaki.

Seperti diberitakan sebelumnya Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan memusnahkan 20 unggas yang positif virus flu burung di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Awalnya, unggas-unggas tersebut diketahui mati mendadak. Ketika diperiksa, unggas tersebut positif flu burung.

“10 ekor entok dan 10 ekor ayam, itu sudah mati. Ternyata positif (flu burung) dari bangkai yang kita uji,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP Sri Hartati, Minggu (20/3/2016).

Hartati melanjutkan, informasi mengenai kematian mendadak puluhan unggas ini diterima pihak dinas dari laporan warga.
Puluhan unggas tersebut dimusnahkan dengan cara dipotong dan kemudian dikubur. Setelah itu, petugas berseragam khusus melakukan proses desinfeksi kandang unggas di lokasi tersebut.

Hartati mengatakan, Jakarta memang termasuk daerah endemik flu burung sehingga wajar jika kasus seperti ini muncul berulang kali. Meski demikian, Hartati mengimbau masyarakat untuk tidak takut mengonsumsi unggas. Dan mengajak masyarakat untuk hidup higienis.

Penulis: Riki

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Pagi Nihil, Sorenya Hotspot Malah Muncul di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.