• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Eri: Perda Tersebut Jangan Dibatalkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 November 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Permasalahan perda Retribusi parkir yang disahkan oleh DPRD Pekanbaru bersama Pemko Pekanbaru masih menjadi polemik ditengah masyarakat. Bahkan ada yang mengatakan bahwa pengesahan perda tersebut dinilai terlalu terburu-buru.

Selain itu, berdasarkan keterangan Ketua Pansus Retribusi Parkir, Ida Yulita Susanti, juga meminta kepada Pemko untuk membentuk tim analisis akademis untuk menetapkan zona-zona serta uji publik selama enam bulan.

Bukan sampai disitu saja, para pengamat juga beranggapan bahwa sebuah perda harus memiliki naskah akademis terlebih dahulu sebelum menjadi sebuah perda. Menanggapi hal tersebut, anggota pansus retribusi parkir, Eri Sumarni, mengatakan pembentukan tim analisis akademis ini merupakan permintaan Pemko.

“Permintaan perda inikan dari pemko sedangkan kita hanya membahas saja. Karena mempertimbangkan hal tersebut, kami dari dewan menerimanya dan mencoba mengesahkan perdanya dulu baru dianalisa oleh akademis dan uji publik,” katanya.

Tim analisis akademis tersebut nantinya akan bekerja selama enam bulan kedepan untuk uji publik dan menetapkan zona. Setelah diuji analisis, barulah nantinya akan dibahas ulang oleh DPRD melalui pansus.

“Lagian yang menunjuk itu adalah para akademisi. Bukan dewan dan dishub yang menentukan,” katanya.

Disinggung mengenai banyaknya kalangan yang meminta perda tersebut dibatalkan, Eri justru mengatakan bahwa perda tersebut jangan dibatalkan. “Karena perda ini perlu pemahaman yang betul-betul harus dipahami masyarakat. Tarif ini bukan diseluruh Pekanbaru berlaku, tetapi kenaikan parkir ini berdasarkan titik atau zona,” lanjutnya.

Selain itu, tujuan kenaikan parkir dititik tertentu adalah untuk mengurai kemacetan dan menyelamatkan hak guna jalan untuk orang banyak. Seiring dengan bertumbuhnya volume kendaraan di Pekanbaru, hal tersebut perlu diatur.  Dengan naiknya tarif pada zona tertentu, kata Eri agar tidak ada lagi warga yang parkir dipinggir jalan.

“Misalnya pada tempat tertentu ada beberapa orang yang parkir disana menimbulkan kemacetan dan mengabaikan hak orang banyak yang lewat. Makanya perda retribusi parkir itu kita sahkan,” jelasnya.

Berikut nama-nama beserta partai yang menjadi pansus retribusi parkir DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susandi, SH (Golkar), Jhon Romi Sinaga (PDI Perjuangan), Suprianto (PKB), Eri Sumarni (Demokrat), Darnil (Hanura), Tarmizi Akhmad (Nasdem), Tarmizi M (Golkar), Nasruddin Nasution (PPP), Sri Rubianti (Gerindra), Dian Sukheri (PKS), Aidil Amri (Demokrat), Maspendri (PAN) dan Novrizal (PAN).(iqbal)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Ini Tanggapan MUI Persoalan Gigolo dan Syiah di Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.