• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dolly Sudah Uzur, Waktunya Dikubur

Tim Redaksi by Tim Redaksi
19 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, SURABAYA – Tak kurang dari 2 ribu pasang mata menjadi saksi deklarasi penutupan lokalisasi Dolly-Jarak, Rabu malam (18/6). Deklarasi itu menandai awal perwujudan rencana besar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menutup lokalisasi yang pernah disebut sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara tersebut secara tuntas.

Pemkot Surabaya masih memberikan waktu hingga lima hari ke depan atau hingga Senin (23/6) bagi mucikari dan pekerja seks komersial (PSK) untuk mengambil dana kompensasi. Sebab, setelah itu pemkot tidak akan segan-segan lagi menindak mereka yang masih nekat membuka bisnis prostitusi di lokalisasi yang masuk Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, tersebut.

Deklarasi yang berlangsung di Gedung Islamic Center, Jalan Raya Dukuh Kupang, itu dihadiri Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono. Mereka turut menjadi saksi saat 107 warga Putat Jaya menandatangani deklarasi penutupan sentra prostitusi Dolly.

Ada empat poin utama dalam deklarasi yang selesai dibacakan pukul 19.43 itu. Yakni, warga menyepakati kawasan Putat Jaya bebas prostitusi; alih profesi di bidang lain yang sesuai dengan tuntunan agama dan peraturan; mendukung penindakan tegas terhadap para pelaku trafficking atau perdagangan orang; serta siap membangun kawasan Putat Jaya menjadi daerah yang lebih aman, maju, dan makin baik dengan bimbingan pemerintah.

Jajaran forum pimpinan daerah (forpimda) juga turut menandatangani deklarasi tersebut. Mulai Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Setija Junianta, Komandan Korem Bhaskara Jaya Kolonel Arh Nisan Setiadi, dan Kepala Staf Garnisun Tetap III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) R. Gatot Suprapto.

Deklarasi tersebut juga dirangkai dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada tiga perempuan harapan atau pekerja seks komerial (PSK) Dolly yang sudah insaf. Selain itu, empat mucikari yang dikategorikan keluarga rentan sosial menerima bantuan. Pemberian itu disusul penyerahan kontrak kerja untuk 97 warga asli Surabaya sekitar lokalisasi.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin membiarkan warganya telantar. Karena itu, bantuan untuk para pekerja prostitusi tersebut dijadikan stimulan untuk menuju kehidupan baru. ’’Memang bantuan ini tidak besar. Tapi, ini proses supaya menuju kondisi yang lebih baik dan bersih,’’ ungkap pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Dia menyebutkan, memang ada pro-kontra dalam kebijakan penutupan lokalisasi itu. Dia menilai wajar. Bahkan Soekarwo tidak heran bila ada segelintir warga yang terus menolak dan tidak mau hengkang dari bisnis prostitusi. ’’Seperti orang menyapu, ada saja yang tidak tersapu,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sangat mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dan Pemprov Jawa Timur yang menutup Dolly. Dia menyatakan, penutupan tersebut seakan mengembalikan Jawa Timur dan Surabaya ke fitrahnya.

’’Jatim itu sangat terkenal sebagai pusat pesantren dan penyebaran wali,’’ ungkapnya. Tidak hanya itu, lokalisasi Dolly-Jarak sudah berumur. Salim menyatakan lokalisasi itu sudah eksis hingga seratus tahun. Menurut dia, yang sudah uzur memang seharusnya dikubur. (JPNN)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Kontroversi KI Riau: Kuasa Pemohon Ditolak karena Bukan Pengacara, Rion Sebut Komisioner Cuma Omon-Omon

...

Read moreDetails
Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Next Post

Sudahkah Rupiah Jadi Tuan Rumah di Indonesia?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.