• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dikunjungi Burung Migran Australia, Pulau Basu Layak Jadi Objek Wisata di Inhil

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berencana mengembangkan Pulau Basu, Kecamatan Concong sebagai kawasan wisata baru.
 
Lokasi itu merupakan tempat berkembang biaknya burung migran yang berasal dari Benua Australia dan dari Kutub Selatan. Dimana tiap tahun Pulau Basu disinggahi oleh ribuan burung jenis bangau dan jenis lainnya. Keunikan seperti itu hanya dimiliki oleh beberapa tempat saja di dunia. Salah satunya di Inhil.
 
Sayangnya, kini Pulau Basu sedang menghadapi kondisi yang mengkhawatirkan akibat perambahan hutan mangrove yang tumbuh di sekitarnya.
 
“Ini merupakan potensi wisata alam yang sangat unik. Karena itu kita sedang berupaya menggarap potensi tersebut dan menjaga kelestarian wilayah sekitarnya,” kata Bupati Inhil HM Wardan.
 
Supaya burung migran tetap datang setiap tahunnya. Penebangan mangrove tidak boleh dilakukan. Pasalnya keberadaan tumbuhan itulah yang menjadi penariknya.
 
Bupati Inhil juga sedang mempelajari bagaimana caranya menjadikan kawasan sekitar pulau itu sebagai kawasan konservasi. Dengan demikian keberadaan kawasan itu bakal lebih terjaga.
 
“Burung migran aneka jenis itu bukan hanya hadir sehari atau dua hari. Tetapi cukup lama, bahkan sempat berkembang biak,” lanjut Bupati.
 
Saat ini tambah Bupati, tinggal bagaimana mengemas Pulau Basu itu supaya bisa lebih dikenal luas. (adv/ezy)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi
Otomotif

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi

...

Read moreDetails
4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

Next Post

OCBC NISP Ajak Nasabah Jalan-jalan ke Paris

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.