• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demi Bertahan Hidup, Anak Pengungsi Yazidi Minum Darah Orang Tua

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM– Masyarakat Yazidi di Irak, yang terpaksa mengungsi akibat takut dibantai oleh kelompok militan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS), hidup dalam situasi memprihatinkan. Korban yang paling merasakan penderitaan adalah anak-anak.
 
Stasiun televisi Sky News edisi pekan lalu menggambarkan, untuk bertahan hidup, anak-anak ini terpaksa meminum darah orang tuanya agar tidak mati kehausan. Para orang tua terpaksa memilih jalan ini, karena mereka sudah kehabisan akal. 
 
Hingga pekan lalu, total terdapat 6.000 hingga 8.000 pengungsi warga Yazidi yang kabur dari rumahnya dan membuat kamp di jalan-jalan di Provinsi Dohuk. Menurut laporan reporter Sherine Tadros di kamp Zakho, kondisi di tempat pengungsian serba minim. 
 
Tidak ada listrik yang mengalir dan hanya terdapat tiga hingga empat toilet untuk digunakan bersama-sama. 
 
“Mereka menceritakan kepada kami kisah-kisah menyeramkan. Seorang pria baru saja mengatakan, bahwa dia melihat empat anak mati akibat kehausan. Tidak ada tempat untuk mengubur mereka di gunung,” ujar Tadros. 
 
Alhasil, mereka hanya menempatkan batu di atas jasad anak-anaknya. 
 
“Sementara pria lain mengatakan anak-anak mulai merasa haus, sehingga para orang tua mulai melukai tangan mereka sendiri dan memberikan darah mereka sebagai minum,” kata Tadros. 
 
Bahkan, lanjut Tadros, untuk bisa mencapai ke lokasi pengungsian, perjalanan yang dilalui oleh warga minoritas ini tidak mudah. Mereka berjalan kaki selama 12 jam. 
 
Tiba di kamp darurat, kondisi yang dilihat para pengungsi juga tidak lebih baik. Sebagian dari mereka datang dalam keadaan terkena luka tembak. Mereka masih bisa bertahan, karena adanya makanan dan air yang dibawa oleh warga setempat. 
 
“Masih ada krisis kemanusiaan yang besar. Apa yang saya saksikan benar-benar membuat meyakitkan,” ungkap warga Kurdi Taban Shoresh.
 
Shoresh menyebut, para pengungsi tidak memiliki apa pun. Mereka tidak memiliki pakaian, makanan, dan air. 
 
“Mereka kehausan. Bahkan, sepatu yang mereka gunakan rusak, karena cuaca di sini begitu panas dan terpapar matahari,” imbuh Shoresh. 
 
Cara lain yang digunakan untuk selamat dari kejaran kelompok militan ISIS yaitu, warga Yazidi membayar agar bisa diselundupkan menuju ke Turki. Kadang, mereka terpaksa harus melewati lahan pertambangan.(Viva)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Ford Bagikan Ipod Mini di Pameran SUV Ecosport

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.