• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demam Berdarah Pekanbaru Meningkat, Tembus 277 Kasus

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Mei 2017
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Jumlah korban demam berdarah dengue (DBD) pekan ke 17 sudah mencapai 277 orang. Jumlah ini meningkat dari Minggu sebelumnya yang mencapai tercatat ada 260 kasus DBD.
 
Paling banyak terdapat di Bukit Raya dengan 47 kasus. Lalu Tampan 41 dan Marpoyan Damai 40 kasus. 
 
Sementara Payung Sekaki 32 kasus, Tenayan Raya 26 kasus, dan Rumbai Pesisir 15 kasus.
 
Untuk Limapuluh 14 kasus, Pekanbaru Kota 11 kasus, Rumbai 22 kasus, Senapelan 16 kasus, serta Sukajadi 11 kasus, terakhir Sail yang paling sedikit hanya 2 kasus. 
 
Kasus DBD di Pekanbaru telah merengut nyawa satu orang bayi. Bayi tersebut meninggal akibat terlambat dibawa ke rumah sakit. 
 
Meningkatnya jumlah kasus DBD disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Helda S Munir melalui Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan, Gustianti tidak terlepas dari faktor cuaca. “Musim pancaroba atau peralihan musim ini membuat nyamuk mudah berkembang biak, karena banyaknya genangan air,” sebutnya. 
 
Gustianti sampaikan pihaknya sudah melaksanakan Foging disejumlah titik yang tinggi kasus DBD. Gustianti juga berpesan agar masyarakat giat melakukan 3 M plus. “3M plus yakni menguras, mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup tempat air itu lebih efektif. Pastikan juga wadah penampung air di Dispenser atau VA’s bunga itu bisa jadi tempat favorit nyamuk demam berdarah bertelur,” pesan Gustianti. (bpc2)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi
Otomotif

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi

...

Read moreDetails
4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

Next Post

1 Tahanan Sialang Bungkuk Tertangkap di Minas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.