• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Chevron Kembali Didudukkan dengan PLN Soal Jaringan Listrik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Juni 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pembangunan jaringan listrik di beberapa kawasan sekitar PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) di wilayah Riau disoalkan. Karena akan sangat besinggungan dengan kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat. 

Untuk itu PT CPI kembali duduk bersama dengan PT PLN (Persero) di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Riau, Jumat (9/6/2017). Pemprov Riau yang fasilitasi pertemuan itu. Karena memang sejak awal pemeringah sudah berkeinginan sebagai mediator untuk penyelesaian masalah ini.

Pertemuan itu dipimpin oleh Asisten II Setdaprov Riau, dan dihadiri pula oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Selain dihadiri oleh pihak PLN dan CPI sendiri. 

Fokus pembahasannya tidak hanya soal jejaringan listrik PLN yang melintas di kawasan CPI. Tapi juga membahas soal Jalan Lingkar Barat Duri. Itu juga terkendala karena masuk dalam kawasan Hutan Talang milik CPI.

Baca: PT PLN Diminta Duduk Bersama Chevron Bahas Proyek Jaringan Listrik

Masalahnya memang komplek. PLN punya standar sendiri untuk pembangunan transmisinya, sedangkan CPI juga punya standar sendiri soal pengaturan jarak. Inilah masalah yang belum putus. 

Selain itu pertemuan ini sekaligaus membahas mandeknya pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri. Kendalanya, jalur ini akan melintasi hutan yang dilindungi, dan memotong pipa Migas. 

“Kalah untuk masalah pipa pengeboran itu sudah ada solusinya, yakni diturunkan ke bawah. Tinggal masalah kawasan hutan konservasi yang akan dilintasi oleh pembangunan jalan itu,” ujar Masperi. (bpc3) 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?
Teknologi

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

...

Read moreDetails
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Next Post

Panjat Pagar Tembok Pakai Sarung, Napi Kabur Lagi Dari Rutan Sialang Bungkuk

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.