• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 4 Januari: Penyelundupan Soekarno-Hatta ke Yogyakarta

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketika Presiden Soekarno memutuskan memindahkan ibukota RI ke Yogyakarta, prosesnya dilakukan sangat rahasia.

Pada 2 Januari 1946, Bung Karno memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Yogyakarta. Waktu itu, Bung Karno sempat berpesan bahwa tidak ada yang membawa barang atau harta benda.

“Aku pun tidak,” tegas Bung Karno waktu itu.

Penyelundupan pemimpin tertinggi ke Yogyakarta akan dilakukan pada 3 Januari, pukul 18.00 WIB. Penyelundupan ini akan menggunakan kereta api luar biasa (KLB).

Bung Karno dan Bung Hatta ditempatkan di 2 gerbong paling belakang. Proses naik ke kereta juga dilakukan secara cepat. Kalau tidak, bisa diketahui serdadu KNIL Belanda.

Rangkaian kereta berangkat dari Pegangsaan pada pukul 18.00 WIB. Seluruh lampu gerbong sengaja dipadamkan agar serdadu KNIL mengira kereta api ini kosong.

Rangkaian kereta ini sempat berhenti di Stasiun Mangarai. Semua penumpang harus menahan napas ketika ada serdadu KNIL yang memperhatikan gerbong kereta.

Akhirnya, setelah melewati Stasiun Klender, kereta bisa melaju dengan kecepatan 90 kilometer per jam. Dalam gelap malam, kereta ini menuju Yogyakarta membawa pemimpin bangsa. Tak ada harta benda, kecuali 2 mobil kepresidenan.

Akhirnya, pada tanggal 4 Januari 1946, pukul 07.00 WIB pagi, kereta sampai di Stasiun Tugu. Maka, resmilah Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia waktu itu, dikutip dari berbagai sumber. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Gara-gara 1,12 Cm, Liverpool Harus Takluk Dari City

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.