• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BRK Tambah 2 Jabatan: Kalau untuk Bagi-bagi Jabatan, Tidak Bisa

Tim Redaksi by Tim Redaksi
20 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kabar soal penambahan jabatan baru dalam tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Riau Kepri menuai pro dan kontra dikalangan eksekutif dan legislatif di Riau. Dua jabatan komisaris rencananya akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perbankan plat merah itu, pada tanggal 28 Januari 2016 nanti.

Menurut Kepala Biro Ekonomi Pemprov Riau, Syafrial, salah satu dari dua jabatan komisaris itu, adalah Jabatan Komisaris Independen. Dimasa pemerintahan Anas Maamun jabatan ini juga sempat diusulkan. Namun tidak dikabulkan.

“Strukturnya saya kurang paham. Tapi selagi itu disasari pada anggaran dasar RUPS. Saya kita tidak ada masalah,” katanya.

Sementara itu Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau, Masperi menilai, sejauh ini Pemerintah Provinsi Riau tidak pernah memberikan batasan bagi pihak Bank Riau Kepri untuk mengusulkan penambahan posisi jabatan itu. Baik jabatan komisaris, ataupun direktur.

“Asal jabatan itu memang dibutuhkan. Bukan atas dasar kepentingan sebelah pihak,” ujarnya.

Menurut Masperi, urgensinya juga harus jelas. Bukan sebatas diajukan kemudian tidak memberikan perkembangan apapun terhadap pertumbuhan Bank Riau Kepri. Dia membenarkan dalam aturannya, secara teknis usulan itu harus masuk dalam RUPS memang.

Dia takut, kalau penambahan jabatan yang diusulkan oleh pihak Bank Riau Kepri untuk kepentingan saja. Padahal, sepanjang pengusulan jabatan tersebut atas dasar keutamaan bisnis dan pengembangan, Pemerintah Provinsi Riau menyatakan siap mendukung. “Kalau hanya untuk bagi-bagi jabatan, tidak bisa,” sambungnya.

Pertimbangan lain mengapa usulan itu bisa diterima, dia menyebutkan, mengingat kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau yang tidak bisa lagi berharap banyak dengan migas. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), satu-satunya harapan pemerintah untuk mendapatkan suntikan dana untuk tambahan keuangan pemerintah dalam rangka menyokng Anggaran Pendapatan Pelanja Daerah (APBD) Riau yang dikurangi pemerintah pusat.

“Tentu BUMD itu adalah salah satu celah untuk menutupi kekurangan itu, lewat Pendapatan Asli Daerah,” sambungnya. “Harus dilakukan profesional. Jangan hanya sebatas pelayanan saja. Tapi keuntungan dan pelayanan jadinya.”

Pada saat pelaksanaan RUPS BRK pada tanggal 28 Januari itu, rencananya dibarengi dengan pembahasan penempatan untuk operasi menara BRK yang hingga saat ini belum juga ditempati.

Sebelumnya, wacana penolakan penambahan dua jabatan komisaris itu ditentang dari meja legislatif Provinsi Riau. Ketua Komisi C DPRD Provinsi Riau, Aherson tidak setuju dengan adanya tambahan jabatan itu di tubuh BRK.

Menurutnya jika ditinjau dari sisi kepatutan, legislatif tidak ingin ada banyak jabatan di BUMD itu. Sekitar Rp 22 triliun aset perbankan daerah itu, menurutnya masih belum layak dikelola dengan jabatan yang banyak. Posisi jabatan yang ada saat ini bisa dimaksimalkan untuk mengembangan BRK, terutama bagaimana menambah keuntungan. Dengan kata lain, BRK tidak perlu muluk-muluk untuk dengan melakukan penambahan jabatan posisi komisaris. (Melba)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar
Otomotif

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

...

Read moreDetails
TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Next Post

Harga Sawit Turun, Warga Siak Banyak yang Buka Bisnis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.