Bawang Percontohan BI, Kurang Maksimal

Rabu, 05 Maret 2014 15:13
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hasil panen bawang merah di kebun percontohan kerja sama antara Bank Indonesia (BI) cabang Pekanbaru dengan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Terpadu (SMKPT) Pekanbaru masih kurang maksimal. 
 
Bawang merah yang dipanen, Rabu (05/03/2014) di lahan percontohan itu terlihat kecil-kecil karena tidak mendapatkan sumber air yang cukup. Pasalnya, musim kemarau datang tiba-tiba di luar prediksi. Standarnya, satu buah bibit bawang merah akan menghasilkan 7 sampai 8 buah bawang. Sedangkan pada panen tersebut paling banyak menghasilkan 5 sampai 6 buah bawang.
 
Pengamat dan pemerhati bawang percontohan, Amat kepada bertuahpos.com mengatakan seharusnya bawang yang ditanam itu tidak boleh kekurangan air saat mulai ditanam. Namun, karena ini masih hasil percontohan dan uji coba oleh anak-anak SMK bisa dikatakan hasilnya sudah maksimal.
 

“Sejak mulai ditanam, baru sekali disiram hujan, selebihnya disiram manual.  Jadinya wajar saja hasilnya ada yang besar dan kecil,” ungkap perawat bawang yang sengaja di datangkan BI dari Pulau Jawa ini.
 

Dikatakan Amin, secara teknis mulai dari penanaman sampai perawatan mereka sudah lakukan secara maksimal. Tapi hasilnya teta saja tidak memadai karena siraman melakukan mesin Robin tidak dapat menembus hingga ke akar bawang. Alhasil, karena kemarau terus berkepanjangan, pihaknyaterpaksa mengeluarkan dana 100.000 erhari untuk melakukan penyiraman.
 

“Kita sudah gunakan Robin untukmenyiram, tapi itu tidak mempu mengatasi kebutuhan bawang. sebab sumber air sangat penting bagi tanaman bawang,” jelasnya. 
 

Sementara Itu, Agus, Kepala sekolah SMKPT juga sangat menyangkan faktor cuaca yang harusnya masih musim hujan tiba-tiba tidak ada hujan. “Hanya dapat 5-6 buah perbibit hasilnya karena faktor cuaca. kami tidak menyangka  musim panas berlangsung cepat,” kesalnya. (syawal)

Baca: Lowongan Kerja S1 Semua Jurusan